Wednesday, September 13, 2017

PERBEDAAN ANTARA EMAS DAN BITCOIN


Persamaan EMAS & BITCOIN
Ada orang bilang Bitcoin ini ibarat Emas karena harganya yg mahal & cara yg sama untuk mendapatkannya dengan Menambang!! Bagi saya ada betulnya...

Emas asli perlu ditambang dari tanah. sama juga dengan Bitcoin yg perlu ditambang dari 'tanahnya' yaitu dari sistem Blockchain...
http://www.blockchain.info/

Menambang emas ada alatnya bisa tradisional memakai nampan atau kuali, tapi sekarang sudah modern menggunankan mesin.

sama halnya Bitcoin, perlu ada alat "Mesin penambang" seperti gambar & video di bawah ini...
https://www.youtube.com/watch?v=yxobk2nXXqU&feature=youtu.be

Emas yg sudah ditambang akan dijual di pasaran terbuka dgn harga turun & naik. sama dengan Bitcoin, setelah ditambang akan ada perdagangan dipasaran terbuka juga dengan harga turun & naiknya...

Pemilik emas yg ditambang tidak perlu bingung dengan harga turun naik. sama juga pemilik bitcoin yang ditambang, tidak bingung harga turun naik tetap untung. cuma sedikit atau banyak saja...

Pemilik bitcoin senang menyimpan dalam wallet bitcoin di mobile hp atau exchanger dengan kemudahan yg ada internet, mudah dibawa kemana2,, walaupun dengan nilai juta-jutaan senang di bawa & diterima pakai seluruh dunia. Tapi pemilik emas hanya mampu simpan di rumah atau tempat yg aman dan susah untuk dibawa kemana2 dalam jumlah banyak...


Cuma ada perbedaan sedikit dari segi supply... emas kita tidak tahu seberapa banyak, karena diciptakan oleh ALLAH dengan dibagikan di seluruh dunia. tapi Bitcoin hanya 21,000,000. (21 juta)  saja yg dicipta dan ditanam di dalam blockchain...
http://www.bitcoinblockhalf.com/

Satu dunia akan merebut Emas dan sama juga halnya dengan Bitcoin, satu dunia akan merebutnya. berapa yang didapat sama juga bergantung pada kekuatan alat mesin penambang yg kita punya ...
otomatis jelas : saya punya 1 mesin, dengan perusahaan yang punya mesin ribuan, jelas potensi lebih banyak perusahaan, sama halnya emas ditambang tradisional atau menggunakan mesin.

setelah anda pelajari ilmunya
tinggal diri anda menyikapinya














WAWANCARA DUNIAFINTECH.COM DENGAN COINCHECK.COM



DuniaFintech.com – Bitcoin selalu menjadi topik yang tidak bosan untuk diperbincangan dewasa ini. Mata uang virtual ini selain bisa ditradingkan, kini juga semakin mungkin digunakan untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari. Di Jepang, bahkan Bitcoin telah menjadi mata uang yang sah.
Terkait hal itu, DuniaFintech.com tertarik untuk melakukan wawancara kepada Kaga Kawabata, selaku Internasional Business Development Coincheck.com yang tengah berkunjung ke Indonesia.  Yuk, kita simak penuturannya!
  • What makes you interested in Bitcoin or virtual currency investing?

We believe Bitcoin and cryptocurrency are innovative technology since the emergence of the internet. Blockchain the Bitcoin’s underlying technology will have a tremendous impact on the various industry. For example, Blockchain technology could radically change the way financial transactions are facilitated in the future. Since the technology makes the transactions transparent, less party will involve making operation much more efficient changing how we conduct traditional business. Such huge potential of Bitcoin and cryptocurrency makes me interested in investing in this area.
  •  Apa yang membuat Anda tertarik dengan investasi mata uang Bitcoin atau virtual?

Kami percaya Bitcoin dan cryptocurrency adalah teknologi inovatif sejak kemunculan internet. Blockchain teknologi yang mendasari Bitcoin akan memiliki dampak yang luar biasa pada berbagai industri. Sebagai contoh, teknologi Blockchain secara radikal dapat mengubah cara transaksi keuangan difasilitasi di masa depan. Karena teknologi ini membuat transaksi bersifat transparan, akan melibatkan operasi yang jauh lebih efisien, dan mengubah cara kita menjalankan bisnis tradisional. Potensi Bitcoin dan cryptocurrency yang begitu besar membuat saya tertarik untuk berinvestasi di bidang ini.
  • Is it a good decision when a country makes Bitcoin a legitimate currency? Like in Japan, for example. What is the reason?

Yes, I think the Japan legalizing Bitcoin is a wise decision. After the Japanese government announces legalization of Bitcoin our exchange trading volume went up tremendously. After the Mt. Gox incident (Bankruptcy of largest Bitcoin exchange in the world back then) in Tokyo, the image of Bitcoin was terrible in Japan. Since the Japanese media broadcasted Mt. Gox is Bitcoin, people perceived Bitcoin as currency for criminals. However, after the legalization of Bitcoin, many major Japanese media started to feature Bitcoin as superior technology educating Japanese citizen in a right way. The banks and other big corporations also changed how they treat us after the announcement. Until the announcement, it was challenging for us to open up a bank account. Now it’s much easier since the government legalizes the Bitcoin.
  • Apakah keputusan yang baik ketika sebuah negara membuat Bitcoin menjadi mata uang yang sah? Seperti di Jepang, misalnya. Apa alasannya?

Ya, menurut saya keputusan Jepang mengesahkan Bitcoin adalah keputusan yang bijak. Setelah pemerintah Jepang mengumumkan legalisasi Bitcoin, volume perdagangan valuta asing kami meningkat sangat pesat. Setelah kasus Mt. Gox (Kebangkrutan bursa Bitcoin terbesar di dunia saat itu) di Tokyo, citra Bitcoin sangat mengerikan di Jepang. Sejak media Jepang menyiarkan Mt. Gox adalah Bitcoin, orang menganggap Bitcoin sebagai mata uang penjahat. Namun, setelah legalisasi Bitcoin, banyak media besar Jepang mulai menampilkan Bitcoin sebagai teknologi unggulan yang mendidik warga negara Jepang dengan cara yang benar. Bank dan perusahaan besar lainnya juga mengubah bagaimana mereka memperlakukan kita setelah pengumuman tersebut. Sampai pengumuman tersebut, kami menantang untuk membuka rekening bank. Sekarang jauh lebih mudah karena pemerintah melegalisasi Bitcoin.
  • Related to your visit to Bitcoin Indonesia, what do you think about the development of Bitcoin in Indonesia? Should Indonesia or others country make the same decisions as in Japan?

I think Indonesia’s Bitcoin market is still at an early stage of development. However, I think the market will grow exponentially if the government implement healthy regulation for Bitcoin and cryptocurrency. As I explained what happened in Japan, it’s difficult for many traditional businesses to involve in Bitcoin business unless the government has a regulation. They usually don’t want to take a risk. If the government bans the Bitcoin overall we can’t do business at all, so it’s essential to work closely with the government.
  • Terkait kunjungan anda ke Bitcoin Indonesia, bagaimana pendapat anda tentang perkembangan Bitcoin di Indonesia? Haruskah Indonesia atau negara lain membuat keputusan yang sama seperti di Jepang?

 Saya kira pasar Bitcoin di Indonesia masih dalam tahap awal pembangunan. Namun, saya pikir pasar akan tumbuh secara eksponensial jika pemerintah menerapkan peraturan sehat untuk Bitcoin dan cryptocurrency. Ketika saya menjelaskan apa yang terjadi di Jepang, sulit bagi banyak bisnis tradisional untuk terlibat dalam bisnis Bitcoin kecuali jika pemerintah memiliki peraturan. Mereka biasanya tidak mau mengambil risiko. Jika pemerintah melarang Bitcoin secara keseluruhan kita sama sekali tidak bisa berbisnis, jadi penting untuk bekerja sama dengan pemerintah.
  •  Why are you so interested in Blockchain/Bitcoin startup funding? Are these two areas promising in the future?

-We are interested in investing in cryptocurrency and Blockchain related start-ups around the world to develop a healthy ecosystem in Asia. Japan is the leading cryptocurrency country that has regulated the Bitcoin very first. As the largest cryptocurrency exchange in Japan, we would like to share our know-hows to develop Asia’s cryptocurrency and Blockchain industry.
If you’re startup looking for a funding please contact us at coincheck.fund@coincheck.com. For more detail about our investment program please refer to the following link www.coindesk.com/bitcoin-exchange-coincheck-unveils-startup-investment-fund.
  • Mengapa Anda begitu tertarik dengan pendanaan startup Blockchain/Bitcoin? Apakah kedua daerah ini menjanjikan di masa depan?

Kami tertarik untuk berinvestasi dalam pengembangan cryptocurrency dan Blockchain di seluruh dunia untuk mengembangkan ekosistem yang sehat di Asia. Jepang adalah negara cryptocurrency terkemuka yang telah mengatur Bitcoin terlebih dahulu. Sebagai pertukaran cryptocurrency terbesar di Jepang, kami ingin berbagi pengetahuan kami untuk mengembangkan industri cryptocurrency dan Blockchain di Asia.
Jika startup Anda sedang mencari pendanaan, hubungi kami di coincheck.fund@coincheck.com. Untuk detail lebih lanjut tentang program investasi kami, silakan merujuk ke tautan berikut www.coindesk.com/bitcoin-exchange-coincheck-unveils-startup-investment-fund.
  • Do you agree if Bitcoin is said to be the money of the future?

Yes. Before money takes it current form, it was something completely different such as shell or rock. Currencies have value since everyone around the world believes it has a value. Digital assets may take place of current currencies just like current currencies took place of shells and rocks. If digital currency replaces current currencies it will definitely make people everyday life better. How we pay money or receive money will be much cheaper, smoother and convenient.
  • Apakah Anda setuju jika Bitcoin dikatakan sebagai uang masa depan?

Setuju. Sebelum uang mengambil bentuk saat ini, itu adalah sesuatu yang sama sekali berbeda. Mata uang memiliki nilai karena semua orang di seluruh dunia percaya bahwa ia memiliki nilai. Jika mata uang digital menggantikan mata uang saat ini maka pasti akan membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik. Bagaimana kita membayar atau menerima uang akan jauh lebih murah dan nyaman.
  • Is the existence of digital currency, like Bitcoin, etc, a threat for fiat currencies? Or can together synergize in helping economic growth?

The nature of Bitcoin and fiat currency are completely different, so I think it can co-exist. However, in the long term, digital currency may replace current fiat currency (Paper money). The government may issue their country money as digital currency. When you think about it, printing paper money is very inefficient. If a country can issue their cryptocurrency, it will be much efficient.
  • Apakah keberadaan mata uang digital, seperti Bitcoin, dll, merupakan ancaman bagi mata uang fiat? Atau bisa bersama-sama bersinergi dalam membantu pertumbuhan ekonomi?

Sifat bitcoin dan mata uang fiat benar-benar berbeda, jadi saya pikir ini bisa hidup berdampingan. Namun, dalam jangka panjang, mata uang digital bisa menggantikan mata uang fiat saat ini (uang kertas). Pemerintah dapat mengeluarkan uang negara mereka sebagai mata uang digital. Bila Anda memikirkannya, mencetak uang kertas sangat tidak efisien. Jika sebuah negara dapat mengeluarkan cryptocurrency, akan lebih efisien.
  • What are your expectations for the implementation of Blockchain technology in a country or government system and the positive value of Bitcoin investments?

Some government like Ukraine are already seeing the potential of Blockchain technology experimenting Blockchain so they can implement to their existing system. I believe as Blockchain infrastructure matures there will be more government adapting Blockchain.
  • Apa harapan Anda untuk penerapan teknologi Blockchain di negara atau sistem pemerintahan dan nilai positif dari investasi Bitcoin?

Beberapa pemerintah seperti Ukraina sudah melihat potensi teknologi Blockchain yang melakukan percobaan Blockchain sehingga bisa diimplementasikan ke sistem yang ada. Saya percaya sebagai infrastruktur yang matang, akan ada lebih banyak pemerintah yang mengadaptasi Blockchain.

Monday, September 11, 2017

TEKNOLOGI BLOCKCHAIN MERAMBAH KE SEKTOR TELEKOMUNIKASI


TEKNOLOGI BLOCKCHAIN MERAMBAH KE SEKTOR TELEKOMUNIKASI








Kumpulan konglomerat Internet Jepang, SoftBank Group, telah menciptakan sebuah konsorsium khusus untuk mendorong adopsi Blockchain yang lebih besar di sektor telekomunikasi.
Dikenal sebagai Carrier Blockchain Study Group (CBSG), proyek ini merupakan usaha tiga arah dengan anak perusahaan operator telekomunikasi AS Sprint dan pengembang Blockchain industri TBCASOFT.
SoftBank adalah pemain yang semakin menonjol di area Blockchain di Asia dan Timur Tengah, dengan dana investasi sekitar $ 100 miliar dengan Arab Saudi tahun lalu,  secara langsung ditujukan untuk mendukung inovasi fintech.
Tugas pertama untuk Kelompok Studi adalah produk Blockchain terkait pembayaran, menurut laporan VentureBeat. Prototipe pembayaran menggunakan Blockchain sebagai metode untuk memungkinkan penyetoran top-up di beberapa operator.
Teknologi ini siap melakukan terobosan serius dalam proses komunikasi massal seiring dengan upaya hacking yang kian serius. Telefonica, operator payung Eropa dari beberapa jaringan seluler di seluruh benua adalah salah satu korban pertama dari serangan cyber WannaCry yang melumpuhkan sistem komputer pada bulan Mei.
Bagaimana dengan di Indonesia? Apakah perlu mengadopsi teknologi Blockchain untuk komunikasi?

Wednesday, September 6, 2017

BERIKUT INI 52 FAKTA TENTANG BITCOIN

Berbicara tentang Bitcoin selalu jadi topik menarik. Di berbagai negara, mata uang digital ini telah menjadi sorotan yang diprediksi akan menjadi mata uang masa depan. Rangkuman 52 fakta terkait Bitcoin yang bersumber dari: bitcoinplay.net

BERIKUT INI 52 FAKTA TENTANG BITCOIN TERSEBUT:
  1. Diciptakan oleh seseorang yang misterius bernama Satoshi Nakamoto.
  2. Nakamoto dipercaya memiliki 1 juta Bitcoin.
  3. Bitcoin tidak dimiliki atau diatur oleh pemerintah atau lembaga keuangan manapun
  4. Hanya akan ada 21 juta Bitcoin yang tersedia di dunia.
  5. 1% komunitas Bitcoin mengontrol 99% kekayaan.
  6. Sejak bulan Maret 2015, transaksi menggunakan Bitcoin meningkat hingga 1289%.
  7. 69% lembaga keuangan seperti bank, bereksperimen dengan teknologi Blockchain, teknologi yang menjadi tulang punggung mata uang digital.
  8. Total kapitalisasi pasar mencapai sekitar 43 Milyar.
  9. Nilai Bitcoin terus meningkat hingga 879,999 kali dari tahun 2010-2017.
  10. 64% dari kepemilikan Bitcoin hampir tidak pernah digunakan.
  11. Blockchain, sebuah dompet Bitcoin melonjak hingga $40 juta dari Google ventures dan Richard Branson.
  12. Terdapat tiga startup Bitcoin, Circle, Blockstream, dan Digital Asset Holdings.
  13. FBI memiliki 1,5% Bitcoin di dunia.
  14. Sekitar 5% dari ekonomi Bitcoin, aktif di Silk Road, black market online.
  15. Bitoin Exchange terbesar di dunia, Mt Gox, jatuh pada tahun 2014, dan harga Bitcoin sempat turun sekitar 40%.
  16. Teknologi Blockchain berpotensi menghemat biaya penyimpanan di bank sekitar $8-12 juta dengan menggunakan teknologi tersebut.
  17. Hanya 807 orang yang menyatakan bahwa pendapatan Bitcoin untuk keperluan pajak.
  18. Bithumb, Bitcoin Exchange terbesar sempat dihack pada Juli 2017.
  19. Terdapat 7 Bitcoin debit card untuk bisnis dan individu.
  20. SatoshiDice- First Big Bitcoin, memperoleh $11,5 juta (126, 315 Bitcoin).
  21. Nakowa, memenangkan 11,000 BTC.
  22. Pertambangan Bitcoin di Cina mengontrol lebih dari 70% dari jaringan Bitcoin.
  23. Antpool- pertambangan Cina menambang sekitar 20% antara tahun 2016-2017.
  24. Bitcoin Pizza day, pada 22 Mei 2010, di mana dua pizza dibayar dengan nilai 10 BTC, seharga 20 Miliar pada tahun 2017.
  25. Bitcoin GitHub memiliki 14,7 bookmark.
  26. Transaki Bitcoin bersifat tidak bisa dibatalkan.
  27. 1 Satoshi = 0.00000001 Bitcoin.
  28. Terdapat Bitcoin Halving day setiap 4 tahun sekali.
  29. Block baru Bitcoin dipecahkan setiap 10 menit menggunakan algoritma matematika.
  30. Tidak seperti mata uang konvensional, Bitcoin memiliki sifat terdesentralisasi.
  31. Semua data transaksi Bitcoin bersifat transparan.
  32. SHA256, adalah fungsi hash 64 karakter yang digunakan dalam pembuatan Alamat Bitcoin.
  33. Juli 2017, 16,4 juta Bitcoin telah beredar.
  34. 4000 Bitcoin didonasikan kepada Wikileaks bulan Desember 2016.
  35. Jaringan Bitcoin lebih kuat daripada 500 komputer super yang bekerja bersama-sama.
  36. 17 juta Bitcoin diprediksi bisa digunakan dalam 10 tahun.
  37. 21 juta Bitcoin diprediksi akan terjadi pada tahun 2140.
  38. Austin Craig dan Beccy Bingham, hidup dengan Bitcoin dalam 90 hari.
  39. Universitas Nicosia, Cyprus, merupakan universitas pertama yang menerima Bitcoin untuk pembayaran kuliah.
  40. Virgin Galactic, agensi travel, menerima Bitcoin.
  41. Anda bisa menerima Bitcoin dengan bermain games.
  42. Bitcoin melonjak hinga 162% pada tahun 2017.
  43. Banyak merchant telah menerima Bitcoin, seperti Dell, Newegg, Overstock, Expedia, Microsoft, Dish Network, dll.
  44. Pengguna Bitcoin bisa memanfaatkan Bitcoin untuk menyewa hotel, liburan, membeli perhiasan, dll.
  45. Jumlah merchant yang menerima Bitcoin terus bertumbuh, dari 36.000 hingga mencapai 82.000 pada tahun 2014.
  46. Ethereum dan Litecoin hadir sebagai token cryptocurrency menggunakan teknologi yang sama dengan Bitcoin, Blockchain.
  47. Roger Ver , Charlie Shrem, dan Dave Carlson menjadi Bicoin Millionaires.
  48. Telah tersedia 1354 ATM Bitcoin di dunia, pada 55 negara, dengan 21 pemroduksi ATM, dan 231 sebagai operator.
  49. Bitcoin dikenakan pajak di Belgium.
  50. Swiss mengklasifikasikan mata uang digital sebagai mata uang asing.
  51. Dari seluruh negara di dunia,  terdapat 68 negara yang menganggap legal.
  52.  Pada tahun 2017 Jepang melegalkan Bitcoin.

Monday, September 4, 2017

ALASAN MENERIMA BITCOIN ADALAH STRATEGI PEMASARAN HEBAT DALAM BISNIS ANDA

Apakah Anda termasuk di antara banyak orang yang percaya bahwa Bitcoin diprediksi sebagai mata uang masa depan? Apakah Anda sempat terpikir untuk menggunakan mata uang virtual ini sebagai alat untuk meningkatkan bisnis Anda? Sudahkah Anda ketahui bahwa beberapa pesaing mungkin telah menjadikan Bitcoin sebagai sistem pembayaran mereka?

Menerima Bitcoin sebagai salah satu cara pembayaran dalam bisnis, bisa menjadi pemasaran yang solid dan menjanjikan saat ini. Hal ini diprediksi bisa memberi jalan bagi Anda dalam menghadapi pesaing dan meningkatkan kinerja bisnis Anda.



Sebuah perusahaan yang berpikiran maju

Saat Anda mulai menerima Bitcoin, bisa dikatakan perusahaan Anda tidak terjebak dalam sistem pembayaran yang itu-itu saja, dan tidak bisa move on dari masa lalu. Misalnya saja, perusahaan yang tidak menerima sistem pembayaran PayPal. Tampak dalam profil situs perusahaan itu yang seolah dibangun pada tahun 1999. Bagi perusahaan itu, cara terbaik menghasilkan bisnis adalah mengeluarkan uang untuk iklan  di surat kabar. Namun sebetulnya itu bukan satu-satunya cara, apalagi di era yang serba digital ini.
Berbicara tentang strategi pemasaran, dewasa ini penting untuk Anda berpikir lebih maju, dan mulai mengenal potensi Bitcoin dan memasukkannya ke dalam sistem pembayaran bisnis Anda.
Merangkul kekuatan teknologi baru, seperti Bitcoin, akan menunjukkan kepada pelanggan terkait prospek Anda bahwa Anda selalu mengikuti hal besar di dunia bisnis dan kemajuan teknologi masa kini. Industri yang Anda jalankan dengan menerima Bitcoin, bisa saja membuat Anda berada pada posisi yang lebih sukses.

Peluang mendapatkan pelanggan baru

Semakin tinggi jumlah pelanggan Anda semakin besar kesempatan Anda menghasilkan penjualan, meningkatkan keuntungan, dan bisa berkompetisi dengan perusahaan lainnya.
Popularitas Bitcoin dan meningkatnya minat masyarakat atas mata uang digital tersebut, menjadi salah satu alasan mengapa perusahaan Anda harus mulai menerima Bitcoin. Karena minat terhadap Bitcoin yang meningkat pesat akan ikut menambah jumlah pelanggan Anda, dan membuat mereka merasa dimudahkan dalam sistem pembayaran di perusahaan Anda.

Bicara soal keamanan

Setiap tahun, mungkin ada saja berita pelanggaran data yang mengguncang dunia. Seperti kasus wannacry yang sempat heboh beberapa bulan lalu.

Meskipun perusahaan Anda mungkin tidak pernah terkena kasus pelanggaran data di masa lalu, tetap saja tidak ada jaminan bahwa Anda dapat menghindari masalah data tersebut di masa depan.
Tapi dengan menggunakan Bitcoin, pikiran Anda bisa lebih tenang dalam hal keamanan data. Hal ini tidak hanya penting bagi bisnis Anda, namun juga membuat pelanggan menaruh kepercayaan yang lebih tinggi kepada Anda.

Akses ke konsumen yang lebih muda

Sama seperti bentuk pembayaran apapun, setiap orang dari segala umur bisa menggunakan Bitcoin. Tapi Bitcoin lebih digemari oleh generasi muda atau generasi milenium, karena bentuk pembayaran yang cepat menarik perhatian mereka.
Jika Anda ingin perusahaan Anda menarik demografis yang lebih muda, Anda perlu memberi mereka alasan untuk merasa senang berbelanja di perusahaan Anda. Menerima Bitcoin adalah salah satu cara untuk merealisasikannya, karena faktor pembeda dari jenis pembayaran lainnya adalah sesuatu yang menakjubkan bagi anggota generasi muda saat melakukan pembelian.
Apakah sekarang Anda merasa perlu menerima Bitcoin? Ini adalah strategi pemasaran yang bisa memberi dampak positif bagi perusahaan Anda sejak hari pertama Anda menerapkannya. Dengan banyaknya transaksi Bitcoin yang sedang meningkat, Anda dapat yakin bahwa banyak perusahaan, yang mungkin beberapa di antaranya adalah pesaing Anda telah lebih dulu menggunakan ini untuk keuntungan mereka.

Bitcoin juga tidak hanya bisa digunakan untuk membeli suatu produk, tapi juga bisa ditradingkan seperti saham atau forex. Di Bitcoin Indonesia (www.bitcoin.co.id), Digital Exchange terbesar di Indonesia, trading Bitcoin bisa Anda lakukan. Jadi, selain Anda meraup keuntungan dari meningkatnya jumlah pelanggan pada perusahaan Anda, Anda juga bisa meraih keuntungan sampingan dari melakukan trading Bitcoin.

Monday, August 28, 2017

KONGLOMERAT KOREA SELATAN BEKERJASAMA DENGAN PASAR REMITTANCE BITCOIN

Kelompok konglomerat besar di Korea Selatan, Dongbu Group, telah mengumumkan secara resmi kemitraannya dengan penyedia layanan pengiriman uang (Remittance) Bitcoin Sentbe dalam rangka ikut terjun dalam pasar remittance Bitcoin.
Dongbu Group berkolaborasi dengan Sentbe melalui the Dongbu Savings Bank. Menurut seorang pejabat dari Dongbu Savings Bank, MOU telah ditandatangani oleh para mitra untuk mempersiapkan era revolusi industri ke empat ini.
Kami telah bekerja pada aliansi bisnis ini untuk mempersiapkan era revolusi industri ke empat di bawah bisnis bank tabungan tradisional.”

Sekilas Latar Belakang Para Mitra

Perusahaan Korea Selatan, Sentbe, adalah penerima penghargaan teknologi keuangan (fintech) untuk layanan pengiriman uang asing yang menggunakan Bitcoin pada tahun 2016.
Melalui layanan ini, pelanggan dapat mengirim uang ke Cina, Vietnam, Jepang, Indonesia dan Filipina dengan biaya yang lebih rendah hingga 95 persen daripada yang dikenakan oleh bank tradisional.
Dongbu Group adalah kumpulan konglomerat besar di Korea Selatan. Mereka menghasilkan produk industri, kimia, perkapalan, keuangan dan asuransi. Anak perusahaannya, Dongbu Savings Bank, adalah anggota World Savings and Retail Banking Institute (WSBI).
Melalui WSBI, bank tersebut bekerja sama dengan banyak lembaga keuangan di seluruh dunia, termasuk Swedbank Swedia, Fra-Spa of Germany, Philippine Postal Savings Bank, Indonesia National Housing Bank, Sri Lanka National Savings Bank, dan Thai Government Savings Bank.

Korea Selatan mengesahkan pengiriman uang Bitcoin

Pemerintah Korea Selatan telah mengubah Undang-Undang Transaksi Valuta Asing untuk melegalkan pengiriman uang Bitcoin. Undang-undang yang diubah mulai berlaku pada tanggal 18 Juli 2017.
Berdasarkan undang-undang tersebut, perusahaan fintech yang berencana memberikan transfer devisa Bitcoin harus mendaftar ke Financial Supervisory Service (FSS). Mereka juga harus mematuhi persyaratan keuangan tertentu seperti modal disetor lebih dari dua miliar Won (sekitar $ 1,77 juta), dan rasio hutang terhadap ekuitas kurang dari 200 persen.

PERBEDAAN BITCOIN DENGAN EMAS

Sebagai seorang konsultan, saya sering dihadapi dengan pertanyaan “Apa sih sebenarnya Bitcoin itu?” Untuk menjawabnya, mari kita hilangkan segala konsep digital yang ada di Bitcoin. Anggaplah Bitcoin itu sesuatu yang nyata seperti emas, misalnya, dan bayangkan kini Anda menggenggam sebongkah emas di tangan Anda. Mudah, bukan?
Sekarang saya tanya, siapa yang menciptakan emas? Tidak ada, Tuhan-lah penciptanya dan kita tidak bisa membuktikan eksistensi-Nya maupun identitas asli-Nya bila memang ada. Sejauh ini, belum ada satu individual atau perusahaan manapun yang dapat menciptakan emas. Untuk mendapatkan emas, kita harus menambangnya terlebih dahulu atau membelinya dari toko emas terdekat. Logam mulia ini tersebar di seluruh penjuru dunia, berlaku dan dapat diperjualbelikan di negara manapun, meskipun tidak diciptakan oleh satu sosok yang nyata. Emas tersedia dalam jumlah yang terbatas, dan inilah yang menyebabkan harganya semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Bitcoin sama persis seperti itu, namun bedanya, dia bersifat digital atau tidak terlihat. Jadi sekarang bayangkan Anda sudah menyulap emas tersebut menjadi sesuatu yang virtual dan disimpan di komputer atau smartphone Anda. Bitcoin memiliki semua aspek-aspek penting yang dimiliki emas, namun bentuknya seperti pulsa. Menakjubkan, bukan?
Bisa kita rangkumkan bahwa Bitcoin memiliki karakteristik mirip emas sebagai berikut:
  1. Suplainya terbatas, dimana hanya akan ada 21 juta Bitcoin yang tersebar di dunia;
  2. Tidak diciptakan oleh Bank Sentral/pemerintah, melainkan oleh suatu pihak yang tidak diketahui identitas aslinya;
  3. Tidak diproduksi maupun dikontrol oleh suatu individu, grup atau perusahaan;
  4. Mustahil untuk diduplikasi atau dipalsu;
  5. Bersifat tahan lama dan tidak mudah hancur;
  6. Diperoleh dengan cara ditambang, namun menggunakan program mining dan algoritma matematika;
  7. Dapat ditransaksikan di seluruh dunia;
  8. Transaksi bersifat irreversible, artinya sekali Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali;
  9. Dapat ditukar dan diperjualbelikan dengan berbagai mata uang di dunia.
Karakteristik-karakteristik diatas membuktikan bahwa selain bentuknya yang digital, Bitcoin kurang lebih mirip dengan emas. Namun perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa hal yang menyebabkan Bitcoin lebih baik dari emas.

http://bisnisdigitalsukses.blogspot.co.id/2017/05/lima-alasan-mengapa-harga-bitcoin.html