Friday, April 13, 2018

IDG VENTURES INDIA MENDANAI STARTUP ASET DIGITAL BERTENAGA AI




Kristal.AI, Manajemen Aset Digital bertenaga AI, berbasis di Singapura. Ia mengumumkan raihan funding awal $ 1,85 juta, dipimpin oleh IDG Ventures India. Pendanaan ini diinvestori malaikat terkemuka, Shailesh Rao (Penasihat Senior -TPG, McKinsey) dan Amit Gupta (Mitra Pendiri, Newquest Capital).
Didirikan oleh Asheesh Chanda dan Vineeth Narasimhan, Kristal.AI bekerja dengan seluruh spektrum pelanggan, mulai dari dana canggih dan kantor keluarga hingga nasabah kaya, yang tidak menerima layanan yang seharusnya dari bank swasta. Platform ini menyediakan investor dan penasihat dengan portofolio canggih yang dikuratori (disebut sebagai Kristals) yang dibuat oleh para ahli keuangan di platform tersebut. Setiap Kristals didasarkan pada tema dan terdiri dari berbagai macam aset yang diperdagangkan di bursa termasuk saham, ETF, obligasi, opsi, futures, mata uang dan sebagainya.

Para Kristals dinilai dan diberi peringkat berdasarkan kriteria liga yang digunakan untuk mengevaluasi reksa dana dan hedge fund. Mesin kepatuhan eksklusif dan proses uji tuntas Kristal.AI memastikan strategi perdagangan diperiksa dan disetujui sebelum digunakan pada dana klien. Saat ini, ada 150+ Kristals di platform, yang memungkinkan investor untuk berinvestasi di pasar global seperti Amerika Utara, Eropa, Asia-pasifik termasuk India, Jepang, dan China. Kristal.AI saat ini berfokus pada investor di pasar Singapura, Hong Kong dan India.
Dengan dana yang dihimpun, perusahaan berencana untuk meningkatkan kemampuan teknologi perusahaan serta mempercepat integrasi kemampuan pembelajaran mesin untuk memberikan penasehat keuangan yang lebih cepat dan lebih efisien kepada kliennya. Hal ini juga melihat memperluas jangkauannya di luar tiga negara, terutama ke Asia Tenggara, Timur Tengah dan Amerika Serikat.

Asheesh Chanda, Pendiri & CEO dari Kristal.AI mengatakan:
2017 telah menandai langkah pertama yang telah dilakukan Kristal.AI, sebagai platform manajemen aset digital bertenaga AI untuk memberikan solusi investasi yang beragam untuk klien kami dengan kejelasan, konsistensi dan transparansi penuh. Klien kami telah memainkan peran penting dalam membantu kami membebaskan dunia investasi canggih untuk semua orang. Kami senang mendapat dukungan dari IDG Ventures India dan kepercayaan yang kami nikmati dari klien kami, dan siap untuk pertumbuhan eksponensial selama beberapa tahun mendatang. ”
“Dalam dua tahun terakhir, kami telah membawa ide sederhana menjadi platform yang memberikan nilai kepada pelanggan kami. Visi kami adalah untuk memungkinkan pelanggan kami memiliki pengalaman investasi yang mulus, mandiri dan cerdas melalui platform kami,” tambah Vineeth Narasimhan, Co-founder & CTO dari Kristal.AI.

sumber: https://www.duniafintech.com/aset-digital-bertenaga-ai/

BAGAIMANA CARA BLOCKCHAIN MENGUBAH INDUSTRI HIBURAN?


Era digital ditandai dengan semakin berkembangnya pengetahuan dan penggunaan teknologi, salah satunya adalah penggunaannya dalam industri hiburan.
Perubahan sebuah bisnis yang dulunya konvensional menjadi digital, tidak terlepas pula dari perkembangan atau penetrasi Blockchain pada beberapa sektor bisnis di dunia. Sebut saja sektor kesehatan, perdagangan waralaba (Carrefour, Wallmart) game (Ubisoft), supply chain, energi, termasuk industri hiburan, dll.
Bukan hanya itu saja, Blockchain juga sudah merambah ke dunia smartphone, marketing, periklanan hingga pada bidang seni atau hiburan. Dimana semua bisnis operasional tersebut sudah mengadopsi teknologi Blockchain.
Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai bagaimana cara kerja Blockchain dalam membantu industri hiburan dan seni seperti berikut ini:

Menggunakan Tokenized Assets Pada Blockchain

Semua karya seni yang diciptakan baik seperti lagu, video game, dll pasti tidak luput dari aksi kecurangan para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab seperti plagiat dan pembajakan. Alhasil, para artis dan pihak-pihak yang terlibat mengalami kerugin dikarenakan hasil dibajak dan dijual dengan harga jual yang tidak semestinya.
Namun dengan menggunakan Tokenized Assets, para pelaku dunia hiburan dapat mengatur kuantitas replika hasil karya mereka yang tersedia dalam platform Tokenized Asset.
Tokonized Asset merupakan sebuah platform P2P (Peer to Peer Lending) Advertising yang terdesentralisasi dengan teknologi Blockchain.

Produksi Seni Menjadi Terdesentralisasi

Dengan Blockchain seluruh pelaku seni di dunia bisa dengan mudah saling berkaloborasi tanpa harus saling kenal.
Hal ini sudah dilakukan oleh The Scarab Experiment dengan mengumpulkan ribuan karya seniman di seluruh dunia, yang mana eksperimen menggunakan bantuan AI (Artifical Intelligence) dalam proses pembuatan kolaborasi karya seni tersebut.

Membantu Seniman Pemula Untuk Mendapatkan Penghasilan

Seperti diketahui nama besar seorang seniman dan juga karya mereka juga mempengaruhi penghasilan yang diperoleh tiap bulannya. Namun bagaimana nasib dengan para seniman pemula?
Kesenjangan dan kesulitan dalam menghasilkan pendapatan yang dialami oleh seniman pemula ingin diminimalisir dengan penerapan teknologi Blockchain. Dimana mereka bisa menggunakan sebuah galeri seni secara digital yang sudah terdesentralisasi sehingga mereka bisa menetapkan harga karya seni yang dibuat tanpa mengkhawatirkan biaya yang perlu dikeluarkan. Dikarenakan Blockchain memiliki keunggulan dalam menekan biaya promosi.

Menggunakan Smart Contract Pada Hasil Karya Seni

Salah satu layanan Blockchain yang bisa dimanfaatkan dalam membantu industri hiburan adalah smart contract, yang mana smart contract berupa sertifikasi secara digital yang menandai bahwa itu adalah sebuah karya seni dari seseorang.
Seperti proyek yang digarap oleh IAMA Coin, yang terdiri dari 100 karya seni fisik yang didigitalisasi melalui smart contract.
Source : coincentral.com
Written by : Febrian Surya

sumber: https://www.duniafintech.com/blockchain-mengubah-industri-hiburan/

Monday, April 9, 2018

5 TANDA BLOCKCHAIN SUDAH DITERIMA DUNIA



Di awal kemunculannya, Blockchain hanya dikenal sebagai teknologi yang mendasari kelahiran mata uang virtual. Blockchain adalah buku besar atau database digital bersama dan didistribusikan yang menyimpan daftar “blok” yang terus berkembang di dunia.
Blok A dapat berisi catatan transaksi mengenai aset digital, tetapi bisa juga mencakup fakta dan informasi. Setelah catatan diverifikasi dan divalidasi, sebuah blok ditambahkan ke rantai dengan catatan sebelumnya dalam urutan linear dan kronologis.

Sistem yang terurut dan tervalidasi ini lantas mulai dilirik oleh banyak orang untuk diterapkan sebagai bagian dari bisnis mereka. Meskipun masih banyak orang yang beranggapan bahwa masih terburu-buru untuk menganggap Blockchain sebagai sebuah revolusi. Popularitas Blockchain disebut terlalu berlebihan jika dibandingkan dengan sepak terjang sesungguhnya dari teknologi ini.  Terlepas dari berbagai kontroversinya, tak dapat disangkal jika teknologi ini sudah semakin diterima dunia. Lima hal di bawah ini adalah tanda yang tak bisa kita abaikan begitu saja.
  1. Adopsi yang Semakin Meluas di Kalangan Pengusaha
Para pengusaha (dalam hal ini pengusaha dengan basis teknologi) menjadi yang pertama berlomba-lomba untuk menggunakan teknologi Blockchain. Sebut saja Walmart, British Airways, UPS dan FedEx. Beberapa perusahaan berhasil melesatkan harga saham mereka pasca mengumumkan adopsi terhadap teknologi ini.
  1. Blockchain Mulai Menjadi Bagian dari Teknologi Bank Sentral
Teknologi Blockchain selain aman, ternyata diakui sangat praktis terutama jika digunakan untuk sistem pembayaran dan keuangan. Tak heran jika bank-bank sentral di seluruh dunia berusaha memanfaatkan kelebihan ini untuk meningkatkan layanan transaksi perbankan. Beberapa bank besar yang sudah mengadopsi Blockchain antara lain Bank of Canada, Bank of Australia, Mizuho Financial Group, Jepang dan Bank of America.
  1. Blockchain Telah Memecahkan Banyak Masalah Sosial
Salah satu sepak terjang Blockchain yang layak membuat teknologi ini mendapat pengakuan dunia adalah bagaimana ia berhasil memecahkan banyak permasalahan sosial demi memperbaiki kehidupan manusia. Beberapa masalah tersebut antara lain adalah kesehatan dan makanan.
  1. Memunculkan Kompetisi Regulasi
Secara signifikan, berbagai yurisdiksi sedang membuat langkah untuk mengintegrasikan teknologi berbasis Blockchain ke dalam kerangka hukum bisnis mereka. Ada pengakuan yang berkembang bahwa inovasi regulasi dapat memberi negara keunggulan kompetitif, membuatnya lebih menarik bagi bisnis dan investor.
  1. Memberi Peluang untuk Melakukan Berbagai Percepatan
Negara-negara berkembang memiliki insentif besar untuk ‘melompat’ dengan menggunakan Blockchain. Yang paling jelas, Blockchain memberi mereka kesempatan untuk melompati berbagai tahap dalam proses pembangunan. Misalnya, Fintech memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas, dan akses ke layanan keuangan untuk individu di pasar yang secara tradisional tidak mungkin dilakukan.
Dengan berbagai dampak positif yang berhasil diberikan Blockchain, memang benar adanya bahwa teknologi ini telah diterima dan akan segera menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita.

sumber: https://www.duniafintech.com/blockchain-sudah-diterima-dunia/

PERUSAHAAN KESEHATAN GUNAKAN BLOCKCHAIN



Perusahaan kesehatan terkemuka asal Amerika Serikat, yaitu MultiPlan, Optum, Humana, Quest Diagnostics, United HealthCare sudah resmi mengumumkan pada 2 April 2018 akan menguji coba teknologi Blockchain.
Perusahaan kesehatan ini mengeksplorasi dan menguji coba dengan tujuanmeningkatkan kualitas data, memangkas biaya administrasi terkait perubahan pada layanan kesehatan perusahaan.
Uji coba yang dilakukan perusahaan kesehatan ini, untuk melihat sejauh mana dampak yang bisa diberikan dengan menerapkan teknologi Blockchain seperti data sharing, proses administrasi, dan juga peningkatan akses layanan pada 5 perusahaan kesehatan terkemuka di Amerika Serikat tersebut.
Hal ini dikarenakan sistem yang diterapkan saat ini dinilai kurang efektif yang disebabkan penyimpan data dari setiap divisi disimpan secara terpisah sehingga sering terjadi eror dan perbedaan data atau informasi. Namun dengan Blockchain dengan kemampuan plaformnya, data-data tersebut bisa disimpan secara aman dan diakses oleh pihak-pihak yang memang dipercaya ketika dalam kondisi yang dibutuhkan.
Semua ini bertujuan agar pelayanan pada untuk pasien dapat ditingkatkan terkait data-data dan juga riwayat kesehatan pasien tersebut.
Seperti yang dilansir dari Cryptovest, Michael Jacob, Insyiur dari Optum, memberi penjelasan terkait eksperimen dan uji coba penggunaan Blockchain sebagai berikut.
Dengan adanya Blockchain, pasien akan merasakan peningkatan layanan medis, yang mana mereka bisa mencari perawatan yang lebih cepat dan juga dengan biaya yang efisien. Dikarenakan, kami sudah memiliki sistem Blockchain yang dapat menampilkan data yang akurat terkait data pasien seperti saat pengajuan klaim dan juga proses pembayaran. Hal ini sangat baik untuk memangkas waktu bagi pihak-pihak yang terlibat dalam proses tersebut.
Hal tidak jauh berbeda juga disampaikan oleh David Murtagh, Vice President, MultiPlan.
Kami tidak sabar untuk melihat bagaimana Blockchain mampu mengatasi masalah yang terjadi terkait proses administrasi, data pasien, dll. Yang mana Blockchain mampu memberikan solusi seperti memangkas waktu dan biaya hingga meningkatkan pengalaman pasien.
Apa yang diutarakan oleh David Murtagh memang sejalan dengan visi dan misi Perusahaan MultiPlan. MultiPlan merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang penyedia layanan solusi management dalam sektor kesehatan.
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Centers for Medicare & Medicaid Services, 52 % dari lokasi direktori penyedia yang terdaftar setidaknya ada satu ketidakakuratan seperti nomor telepon, alamat, sebagaimana yang dicatat oleh Walker, Marketing Communication, MultiPlan.
Namun project Blockchain ini bukanlah yang pertama kali digagas di Amerika Serikat melainkan sudah ada yang melakukan eksplorasi Blockchain pada sektor kesehatan sebelumnya. Seperti yang dilaporkan bahwa pada tahun lalu IBM Watson Health sudah bermitra dan berkolaborasi dengan Control and Prevention (CDC) yang merupakan lembaga kesehatan Amerika Serikat dalam menilai manfaat dan dampak yang diberikan oleh Blockchain pada sistem layanan kesehatan di negara tersebut.

sumber: https://www.duniafintech.com/perusahaan-kesehatan-gunakan-blockchain/

Friday, April 6, 2018

George Soros Berniat Perdagangkan Kripto




kini George Soros berniat untuk perdagangkan kripto melalui Overstock.com. George Soros, secara tidak langsung mulai ikut memperdagangkan kripto melalui Overstock karena mempunyai saham di perusahaan itu.

Dikabarkan dari Bloomberg Kamis lalu (06/4/18), bahwa Adam Fisher, dari Soros Fund Management yang berbasis di New York telah mendapat persetujuan secara internal untuk memperdagangkan mata uang berbasis kripto dalam beberapa bulan terakhir. Meski demikian, pihak Soros sampai sejauh ini menolak untuk memberikan komentar.

Soros memang sudah dikabarkan telah mempunyai saham di perusahaan Overstock sejak kuartal empat lalu. Soros bahkan menjadi pemegang saham terbesar ketiga di perusahaan itu. Sejak bulan Agustus 2017, Overstock telah menjadi perusahaan retailer pertama yang menerima pembayaran dengan mata uang kripto. Bahkan perusahaan tersebut juga berencana untuk mulai membuat bursa kripto, dan berencana juga untuk membuat ICO.
Sayangnya ketika bulan Maret lalu saat pihak SEC mulai menyelidiki pengajuan ijin ICO, sahamnya telah terjun hingga 40%. Dari pantauan Bloomberg, ada sejumlah manager perusahaan besar lain yang telah beralih ke mata uang digital berbasis kripto. Hal itu dianggap karena keuntungan yang di dapat dari hedge funds menjadi kian menurun drastis.
Sebut saja seperti John Burbank, yang juga berencana menaikkan hingga 150 juta USD untuk berinvestasi di mata uang kripto. Belum lagi Paspor Capital, miliarder Alan Howard, maupun Mike Novogratsz.

Thursday, April 5, 2018

TEKNIKAL DAN FUNDAMENTAL DALAM TRADING ASET DIGITAL APA BEDANYA?




Para traders harian menggunakan analisis teknikal dan fundamental ketika memperdagangkan aset digital. Sementara analisis teknis digunakan lebih dari analisis fundamental, keduanya memainkan peran dalam trading harian yang sukses.
Semakin lama para traders semakin cerdas dan mengasah strategi perdagangan mereka. Dari sinilah mereka akan menemukan analisis jenis mana yang paling sesuai dengan tujuan mereka. Intinya adalah analisis baik teknikal dan fundamental, berusaha untuk mengungkapkan dan memperkirakan harga stok masa depan dan aktivitas pasar.

Analisis Teknikal

Teknisi (kadang-kadang disebut ‘chartist’ alias traders yang menggunakan pendekatan teknikal) mengambil pendekatan praktis, melihat sejarah keamanan (menggunakan grafik harga) dan menerapkan berbagai alat analisis untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana respon pasar tentang keamanan aset tertentu.
Para teknisi  tahu bahwa mereka dapat melihat melewati volatilitas dan mengidentifikasi tren naik ketika mereka melihat urutan yang lebih tinggi dari nilai tertinggi dan yang tertinggi dari nilai yang paling rendah.  Dengan menganalisis pergerakan rata-rata, para traders bisa mendapatkan perkiraan yang lebih baik ketika terjadi pergeseran memontum. Dengan begitu mereka bisa tahu kapan saat terbaik untuk membeli atau menjual aset mereka.

Analisis Fundamental

Tidak seperti analisis teknis, harga adalah fokus utama dengan analisis fundamental sehingga hampir menjadi sistem yang berlawanan dengan teknikal. Anda ingin mencari nilai dasar, atau intrinsik, dari keamanan. Apa pun yang memengaruhi nilai perusahaan adalah komponen analisis fundamental, baik yang menyangkut pengaruh besar seperti ekonomi secara keseluruhan atau faktor spesifik seperti manajemen perusahaan, pendapatan, pertumbuhan laba, dan margin laba. Daripada menggunakan grafik teknis, pedagang mencari data yang sulit untuk evaluasi keamanan. Laporan keuangan perusahaan adalah titik awal.

Karena traders harian biasanya tertarik dengan trading jangka pendek – 24 jam atau kurang – untung dan rugi, analisis fundamental bukanlah alat yang penting. Namun, untuk traders jangka panjang, itu adalah kebutuhan mutlak. Salah satu legenda bursa saham, Warren Buffett sangat bergantung pada analisis fundamental ketika memilih saham.
Kesimpulannya kedua pendekatan ini sama-sama bisa menjadi dasar bagi Anda untuk melakukan trading aset digital. Untuk trading jangka pendek, pendekatan teknikal dipandang jauh lebih menguntungkan dan analisis fundamental sangat cocok untuk trading jangka panjang.






sumber: https://www.duniafintech.com/teknikal-dan-fundamental-apa-bedanya/

Perkiraan harga bitcoin 2018 bisa tiga kali lipat ! simak

Perkiraan harga bitcoin 2018 bisa tiga kali lipat – Tom Lee

Volatilitas bawaan dari Bitcoin membuat sedikit sulit untuk memprediksi berapa banyak nilainya pada waktu tertentu. Namun, pakar keuangan dapat menggunakan pengalaman dan pengetahuan industri mereka untuk memberi pendapat mereka tentang di mana harga bitcoin akan menetap.
Tom Lee : Perkiraan harga bitcoin 2018 bisa tiga kali lipat
Tom Lee : Perkiraan harga bitcoin 2018 bisa tiga kali lipat

Tom Lee adalah ahli strategi ekuitas sebelumnya dari JPMorgan Chase, dan merupakan salah satu pendiri Fundstrat Global Advisors, sebuah firma strategi pasar. Lee juga seorang advokat Bitcoin yang memperkirakan bahwa harga mata uang itu bisa “mudah dua kali lipat”, dan bahkan tiga kali lipat, tahun ini.
Lee sebelumnya telah menandai pertengahan 2018 karena saat Bitcoin akan mulai melakukan perdagangan pada $ 11.500, harga telah tercapai tahun lalu. Bahkan, bahkan mencapai volume perdagangan hampir $ 20k di beberapa bursa.
Lee kemudian menjelaskan kenaikan harga bitcoin 2018 yang dapat dicapai:
“Secara jangka panjang, [cara termudah untuk melihat Bitcoin adalah] sebagai pengganti atau sekumpulan nilai. Jadi, saat milenium menemukan dan menghasilkan pendapatan, mereka akan menggunakannya sebagai pengganti emas. Jika [Bitcoin] mendapat 5% dari pasar emas, itu kira-kira $ 50.000. “
Lee sebelumnya mengatakan bahwa milenium tampaknya menawarkan penerimaan dan adopsi mata uang virtual yang lebih mudah secara umum, sehingga memberikan tawaran investasi yang layak untuk mereka. Lee telah menyamakan hal ini dengan investasi emas generasi sebelumnya.
Bitcoin telah mengungguli emas selama dua tahun. Selain itu, ‘buy bitcoin’ query pencarian di Google melebihi permintaan ‘beli emas’.
Lee juga menjelaskan bahwa “meski dengan dasar yang disesuaikan dengan risiko, Bitcoin akan dengan mudah mengungguli S & P.” Dia menambahkan bahwa jika Bitcoin dapat memperoleh kembali pijakan $ 20 ribu dalam enam bulan pertama tahun ini, paruh kedua tahun 2018 dapat melihat Bahkan keuntungan lebih besar.
Lee bukan satu-satunya hedging taruhan harga Bitcoin. Beberapa, seperti Dennis Gartman, masih yakin bahwa gelembung itu akan meledak, mengakibatkan perdagangan Bitcoin di bawah $ 5k.
Namun, penggemar Bitcoin seperti Bobbly Lee telah meramalkan bahwa mata uang tersebut bisa diperdagangkan setinggi $ 100k. Lee adalah co-founder dan CEO BTCC, pertukaran kripto terpanjang di China sebelum dimatikan. Meskipun ia telah dibakar oleh larangan Bitcoin China, Lee dan banyak lainnya percaya bahwa satu-satunya cara adalah untuk Bitcoin.