Saturday, April 21, 2018

ASOSIASI BLOCKCHAIN INDONESIA BAGI INDUSTRI



Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) secara resmi diluncurkan di bulan lalu. ABI diharapkan dapat menjadi pelaku industri yang memiliki visi untuk memajukan dan membentuk ekosistem teknologi blockchain Indonesia yang berkualitas serta menjadi wadah pertemuan antara pelaku industri blockchain Indonesia dengan pemerintah.
ABI didirikan oleh perusahaan-perusahaan blockchain di Indonesia, yakni Blockchain Indonesia, Blockchain Zoo, INDODAX (sebelumnya bitcoin.co.id), Indonesia Blockchain Network, Luno dan Pundi X.
ABI terbentuk berdasarkan fakta bahwa banyak masyarakat yang masih salah persepsi akan teknologi blockchain sehingga pembentukan asosiasi ini diharapkan dapat meluruskan hal tersebut.

Oscar Darmawan selaku Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia mengatakan dengan terdaftarnya asosiasi ini di badan Kamar Dagang Industri (Kadin) diharapkan asosiasi ini dapat bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan seperti Kementrian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Badan Ekonomi Kreatif, Bank Indonesia, PPATK dan Asosiasi Fintech Indonesia.
Kami ingin menjadi mitra pemerintah karena kami ingin memberi masukan yang baik bagi pelaku industri,” ungkap Oscar, yang dilansir dari kontan.co.id
Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia ini  berpendapat bahwa masyarakat awam masih mengkategorikan blockchain ini sama dengan mata uang kripto, namun sebenarnya mata uang kripto merupakan salah satu turunan dari teknologi blockchain itu sendiri. Hal ini pun berakibat, pemerintah masih bersikap relatif apatis terhadap potensi dari teknologi ini.
Oleh karena itu, Oscar pun menyusun strategi dengan mediskusikan teknologi blockchain ini secara intensif bersama pemerintah. Menurutnya, respon pemerintah saat ini cukup antusias, dan pihaknya akan menyampaikan hasil evaluasi tersebut dalam satu atau dua bulan ke depan.
Rosan P. Roeslani selaku Ketua Umum Kadin Indonesia menambahkan, teknologi blockchain dapat membuka Indonesia pada percepatan era industri 4.0.
Kadin Indonesia akan memayungi dan memberikan pendampingan yang terbaik agar berdirinya ABI dapat menjadi katalis terbentuknya ekosistem yang dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi blockchain, jelasnya.









sumber: https://www.duniafintech.com/asosiasi-blockchain-indonesia/

Friday, April 20, 2018

Perdagangan Bitcoin di Venezuela Tembus Rp 13,7 Miliar Per Hari



Volume perdagangan mata uang kripto bitcoin di Venezuela menembus rekor baru, yakni mencapai 1 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 13,7 miliar per hari. Ini terjadi lantaran warga beralih ke mata uang kripto karena mata uang bolivar melemah secara dramatis. Dikutip dari Block Explorer, Jumat (20/4/2018), menurut data platform perdagangan LocalBitcoins yang dilansir dari Bloomberg, perdagangan bolivar ke bitcoin mencapai volume 1,006 juta dollar AS pada awal pekan ini. Lonjakan tersebut terjadi karena inflasi di Venezuela meroket ke level 8.900 persen secara tahun kalender. Pemerintah Venezuela tak lagi merilis data inflasi. Sehingga, platform seperti LocalBitcoin memberikan data harga secara efisien untuk bolivar, yang nilainya terus menurun secara harian. Setelah membeli bitcoin, warga Venezuela kerap menjualnya kembali dalam mata uang dollar AS. Di pasar gelap Venezuela, dollar AS saat ini adalah mata uang utama. Sejumlah warga pun menjadikan bitcoin sebagai mayoritas aset likuid mereka. Warga hanya menjualnya dalam bolivar ketika mereka harus membeli barang kebutuhan. Pemerintah Venezuela pun menjadikan mata uang kripto sebagai solusi atas bencana ekonomi yang dialami saat ini. Mata uang kripto bernama Petro pun diluncurkan beberapa waktu lalu, didukung oleh cadangan minyak yang dimiliki Venezuela. Pemerintah menyatakan Petro bakal menjadi alat pembayaran yang sah untuk seluruh tansaksi pemerintahan dalam beberapa bulan ke depan. Ini membuat lembaga-lembaga pemerintah menerima pembayaran dengan token. Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengklaim bahwa penerbitan koin perdana (ICO) Petro yang dimulai pada Januari 2018 lalu telah meraup dana lebih dari 5 miliar dollar AS. Akan tetapi, sebagian besar analis independen meragukan angka tersebut. Saat ini pun tidak ada bukti bahwa Petro telah meraup dana.


sumber: https://ekonomi.kompas.com/read/2018/04/20/133300826/perdagangan-bitcoin-di-venezuela-tembus-rp-13-7-miliar-per-hari

Thursday, April 19, 2018

ASET DIGITAL BLOCKCHAIN SINGAPURA KIAN DILIRIK



Seven Stars Cloud Group yang terdaftar di Nasdaq, telah mengumumkan daftar aset digital dan perjanjian layanan baru dengan platform perdagangan aset digital baru, Bitlim, pertukaran aset digital blockchain baru berbasis di Singapura, yang mulai diperdagangkan pada akhir Januari tahun ini.
Bitlim adalah penerbitan awal 24/7, perdagangan sekunder dan platform pencocokan perdagangan yang menyediakan likuiditas pengguna, harga pasar real-time, penghematan biaya, keamanan dan transparansi.
Kerjasama ini disebut telah diperluas kerjasamanya dengan platform yang dapat memfasilitasi listing, quotation, perdagangan dan penyelesaian produk indeks digital SSC. Situs resmi SSC mengklaim bahwa perusahaan sedang berusaha untuk menjadi perusahaan fintech generasi pertama AI dan Blockchain.
Pada dasarnya perjanjian ini ingin membawa aset tradisional, seperti komoditas, mata uang dan kredit ke dalam lingkup perdagangan digital, melalui token mata uang digital dan perdagangan.
Minggu lalu (12 April) SCC meluncurkan pencarian resmi untuk CFO baru yang berbasis di AS, pasca hengkangnya Simon Wang. Sementara itu, Direktur Keuangan Jason Wu telah mengambil peran CFO sementara dan akuntan utama yang akan aktif dalam waktu dekat. Wu akan membantu mendukung transisi fungsi keuangan dan akuntansi ke CFO baru dan kemudian kembali ke posisinya sebagai Direktur Keuangan, yang berbasis di Beijing.
Pada akhir Maret, perusahaan mengumumkan pendapatan setahun penuh untuk 2017 sebesar $144m, naik 310% dibandingkan angka fiscal pada tahun 2016. Selain itu mereka memperkirakan bahwa pada tahun fiskal 2018 akan menghasilkan $280 juta.
Mengenai Bitlim, cukup sulit untuk mendapatkan informasi yang kuat tentang perusahaan ini. Menurut bitcointalk.org, tim pendiri Bitlim berasal dari berbagai perusahaan keuangan dan teknis, termasuk OKcoin, Microsoft, dan Morgan Stanley, yang bersama-sama dan telah berhasil telah mengumpulkan sekitar $3 juta dalam pendanaan awal.
Platform ini terlihat tersedia secara 24/7 dan produk patokan mereka adalah Bitlim Token (BMT) yang ada 300m: di mana token 190mare dijual, 10m diantaranya milik pendiri dan pengembang, 20m diperhitungkan oleh operasi masyarakat, dan investor dan mitra memegang 80m. Token ini menggunakan standar ERC20 Ethereum yang populer.

sumber:https://www.duniafintech.com/ssc-group-blockchain-singapura/

Wednesday, April 18, 2018

Menambang Bitcoin Lebih Untung Daripada Bisnis Rumah Kontrakan



Bagi Anda yang ingin punya bisnis sampingan mungkin bisa memikirkan cara ini: menambang Bitcoin. Kabarnya, menambang uang virtual tersebut lebih menguntungkan daripada bisnis rumah kontrakan. Masa 
sih?

Salah satu penambang Bitcoin, sebut saja namanya Farhan, bisa meraup hingga jutaan rupiah hanya dengan menambang cryptocurrency. Bahkan penambangan dilakukan dengan otomatis tanpa harus dipelototi setiap hari.

Farhan awalnya menambang Bitcoin karena iseng, tapi sekarang ia sudah mulai serius untuk mendapatkan uang tambahan dari cara tersebut. Bahkan sudah memesan nMiner supaya Bitcoin yang dikeruknya bisa lebih banyak.

"Sekarang saya masih pakai VGA, sudah pesan nMiner tapi belum datang, jadi agak telat juga gara-gara proses pengiriman. Mungkin baru datang akhir bulan September ini," katanya kepada detikFinance, Jumat (8/9/2017).

Farhan mengaku biasa mengantongi sekitar Rp 6-8 juta bersih per bulan dari menambang Bitcoin. Bersih dalam arti sudah dipotong biaya listrik dan lain-lain.

Kalau sudah menggunakan nMiner, keuntungan bersihnya bisa mencapai Rp 24 juta per bulan. Sungguh menggiurkan bukan?

Farhan bercerita, kakak iparnya pernah punya modal untuk membangun bisnis kontrakan. Uangnya waktu itu cukup untuk membangun 3 rumah untuk dikontrakan.

Akhirnya hanya 2 rumah yang dibangun, sisa uangnya digunakan untuk membeli 3 buah Personal Computer (PC) dan menambang Bitcoin.

"Sekarang pemasukan bulanannya dari menambang Bitcoin malah lebih besar dari kontrakan," ujarnya.

Misalnya satu PC bisa menghasilkan Bitcoin setara Rp 6 juta saja, maka tiga PC totalnya sudah Rp 18 juta. Sementara satu rumah kontrakan mungkin tidak menghasilkan akan lebih dari Rp 10 juta setiap bulan.

Sementara Farhan sendiri selama menjadi penambang Bitcoin pernah mendapatkan keuntungan bersih paling besar Rp 16 juta dalam sebulan.

Bitcoin si 'uang sakti' mencatat rekor nilai tukar tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 4.909 per keping atau sekitar Rp 60 jutaan tahun ini. Tak bisa dipungkiri, makin banyak orang tertarik dengan cryptocurrency tersebut.(ang/wdl)

Christine Lagarde Sebut Era Kripto Tak Terelakkan


Christine Lagarde, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) menganggap bahwa bitcoin maupun 1.600 varian altcoin dan token yang telah beredar tidak lagi dapat dihindarkan. Ia menuliskan hal tersebut pada blog IMF Senin lalu (16/04/18).

Lagarde mengakui bahwa bulan sebelumnya ia memandang banyak sisi gelap terhadap dunia kripto, termasuk atas potensi penggunaan kripto untuk pencucian uang maupun pendanaan teroris. Saat dia bertandang di Indonesia bulan Maret lalu, Lagarde pun juga memberikan nada serupa, bahkan menurutnya peregulasian dalam skala internasional terhadap cryptocurrency tidak dapat dihindari karena perlu segera diambil tindakan.
Nampaknya fungsi dan manfaat dibalik teknologi dunia kripto, ibarat sama dengan munculnya era dot-com. Internet telah merubah cara hidup. Ia bahkan memberikan alasan terkait beberapa potensi dan manfaatnya.
Beberapa manfaat yang dituliskan adalah terkait dengan kecepatan dan murahnya biaya transaksi. Lagarde menuliskan, “Aset kripto memungkinkan transaksi keuangan cepat dan murah, sembari menawarkan beberapa kemudahan uang tunai. Beberapa layanan pembayaran ke luar negeri hanya dalam hitungan jam, bukan hari. Jika aset kripto yang diterbitkan secara privat, tetap beresiko dan tidak stabil, mungkin ada permintaan bagi bank-bank sentral untuk menyediakan bentuk uang digital. Ide itu kami teliti dalam Laporan Stabilitas Keuangan Global – DLT.”

Dalam pandangan Lagarge terhadap perkembangan dunia fintech, revolusi akan fintech tidak akan menghilangkan kebutuhan pihak perantara seperti broker ataupun bankir. Namun, Christine Lagarge juga menilah bahwa ada harapan aplikasi terdesentrasi aset kripto tetap akan mengarah pada diversifikasi lanskap keuangan secara menyeluruh.
Atas dasar itu, menurutnya keseimbangan yang baik antara penyedia layanan dengan sistem terpusat maupun non terpusat serta ekosistem keuangan lain yang lebih efisien dapat berpotensi lebih kuat untuk dapat menolak berbagai ancaman.
Sejauh ini, dunia bitcoin dan kripto secara umum cukup banyak dipandang bakal membawa implikasi terhadap stabilitas keuangan. Namun Lagarde menilai aset kripto tidak menimbulkan bahaya secara langsung. 

Terkait di IMF, Lagarde juga menilai harus tetap mengikuti perkembangan pesat pasar dan teknologi yang mengiringinya. Anggapannya, agar harus mampu untuk bertindak secara cepat dalam menutupi kesenjangan pengetahuan terhadap dunia kripto. Hal tersebut dianggap dapat menghambat efektifitas dalam memantau aset-aset kripto.
Dalam memahami resiko aset dunia kripto yang dipandang dapat menimbulkan stabilitas keuangan, pendekatan yang jernih dapat membantu dalam memanfaatkan keuntungan dan menghindari perangkap atas lanskap aset-aset kripto baru.

Tuesday, April 17, 2018

MASALAH KEMANUSIAAN TERBANTU BLOCKCHAIN


Masalah kemanusiaan seperti perdagangan manusia, tenaga kerja, dan tunawisma memang menjadi masalah serius yang harus dihadapi oleh negara maju maupun negara yang berkembang saat ini.
Yang mana masalah ini dari waktu ke waktu menjadi masalah yang menjadi fokus dari seluruh negara di dunia, apalagi hal ini menyangkut kesejahteraan, kesehatan, hak untuk hidup dan juga perlindungan yang seharusnya diberikan oleh suatu negara untuk warga negaranya.
Sektor ini dianggap sangat penting bagi suatu negara. Mengapa? Karena kualitas hidup masyarakat pada suatu negara menjadi sebuah indikator yang sangat penting dan dapat menunjukkan tingkat kualitas hidup seseorang di negara tersebut.
Namun pada era digital seperti sekarang, masalah terkait kemanusiaan tersebut sudah perlahan-lahan sudah mulai dibantu oleh teknologi. Teknologi tersebut adalah teknologi Blockchain. Yang mana penerapan dan penetrasi Blockchain sudah meramba ke beberapa sektor yang dianggap potensial untuk digunakan seperti keuangan, kemanusiaan, perdagangan, periklanan, energi dan masih banyak lagi.
Berikut ini adalah beberapa keuntungan penerapan Blockchain pada bidang kemanusiaan yang diyakini bisa membantu memberantas kesenjangan sosial pada masyarakat.

Memberikan Identitas Pribadi Secara Digital

Masalah legalitas seperti tidak mempunyai kartu identitas (ID Card) memang menjadi masalah yang umum terjadi khusus pada negara-negara miskin seperti di Afrika.
Hal inilah yang menjadi keunggulan dari penerapan Blockchain yakni teknogi Blockchain mampu memberikan identitas pribadi secara digital kepada orang-orang yang belum memiliki identitas. Yang mana identitas tersebut akan dimasukkan ke dalam sistem Blockchain yang terdesentralisasi sehingga data identitas tersebut menjadi aman.
Cara ini sangat efektif dalam memerangi masalah kemanusiaan seperti perdagangan anak-anak dibawah umur, yang mana banyak dari korban tersebut merupakan anak-anak yang belum memiliki identitas pribadi yang sah.

Mengurangi Perdagangan Manusia

Seperti yang sudah dijelaskan, masalah utama dalam memerangi perdagangan manusia adalah banyak orang yang belum memiliki identitas pribadi yang sah sehingga banyak pelaku perdagangan manusia membuat dokumen-dokumen palsu untuk memuluskan aksi tak terpuji mereka.
Inilah alasan utama, mengapa PBB saat ini sudah menerapkan teknologi Blockchain untuk memberantas perdagangan manusia, hal ini dikarenakan dengan Blockchain para pelaku bisa mudah ditemukan, diamankan, dan dilacak dengan sistem jaringan yang terdesentralisasi.

Meningkatkan Kesejahteraan Tenaga Kerja

Masih banyak kita bisa menemukan bahwa seorang tenaga kerja dibayar dibawah standar upah minimum, tetapi dengan adanya Blockchain hal tersebut dapat dihindari dengan cara melakukan perjanjian kontrak kerja melalui layanan smart contract pada Blockchain.  Yang mana hal tersebut bisa menjamin hak yang akan diterima oleh seorang tenaga kerja seperti gaji.
Itulah beberapa keuntungan dari penerapan Blockchain pada bidang kemanusiaan yang bisa membantu masyarakat secara luas dalam hal peningkatkan taraf hidup mereka.

Sunday, April 15, 2018

BLOCKCHAIN DARI PANDANGAN BANK OF AMERICA




Blockchain mungkin akan menggantikan sistem berbagi data yang ada di Bank of America. Pengajuan, yang diterbitkan oleh U.S. Patent and Trademark Office (USPTO), menjelaskan blockchain yang diizinkan apabila diterapkan, akan mencatat dan mengautentikasi data pribadi dan bisnis secara aman.
Tidak hanya itu dengan penggunaan teknologi ini, dirasa juga dapat dipastikan bahwa hanya pihak yang berwenang yang dapat mengaksesnya. Selanjutnya, sistem akan menyimpan log semua orang yang mengakses data, sesuai dengan aplikasi.

Dokumen ini mengusulkan penggunaan seperti ini sebagai cara untuk menggabungkan platform penyimpanan data yang ada ke dalam satu jaringan aman, meningkatkan efisiensi dengan mengurangi jumlah lokasi penyimpanan untuk data  para pengguna.

Menurut dokumen, yang pertama kali diajukan pada tahun 2016, penyedia layanan dan individu swasta semakin menggunakan internet untuk berbagi catatan pribadi dan bisnis, terutama melalui portal web khusus dan lampiran email. Namun, tampaknya dirasa “ada sejumlah kerugian menggunakan jenis metode berbagi catatan elektronik ini,” termasuk harus mengulangi proses untuk setiap perusahaan dan resiko korupsi data.

Dengan menggunakan teknologi ini akan menciptakan sebuah sistem yang lebih efisien, dimana seorang individu dapat menyimpan semua catatan mereka dalam satu buku besar digital. Bahkan bisnis dan penyedia layanan akan dapat mengakses catatan ini jika perlu.
Perwujudan dari penggunaan blockchain ini dimaksudkan untuk menyimpan berbagai jenis catatan yang akan disampaikan kepada penyedia layanan. Dengan cara ini, individu atau entitas dapat dengan aman disimpan di semua catatan yang relevan dengan penyedia layanan, kemudian menyediakan penyedia layanan dengan akses aman ke catatan tersebut sehingga penyedia layanan hanya dapat mengakses catatan tertentu yang mereka diberi otorisasi, misalnya penyedia layanan kesehatan hanya dapat mengakses catatan kesehatan dengan blockchain.

sumber: https://www.duniafintech.com/blockchain-pandangan-bank-america/