Tuesday, June 26, 2018

Sertifikat Akademis Dengan Blockchain



Kali Pertama – Sebuah Sertifikat Akademis dengan Blockchain

Satu dan pertama kalinya dalam institusi pendidikan, yang memberikan sertifikat akademis dengan blockchain. Institusi pendidikan tersebut adalah Holberton School of Software Engineering. Dengan cara ini, sertifikat tersebut dapat diakses melalui blockchain. Selain itu, keamanannya juga lebih baik. Hal ini tentu saja bukanlah menjadi sebuah alternatif pengambilan keputusan yang serta merta, tanpa diperhitungkan dulu sebelumnya.

Holberton School, adalah pendidikan teknik software engineering. Pada sekolah tingkat atas ini akan ditempuh dalam waktu dua tahun, dan lebih spesifik dalam mempelajari teknik pembuatan software atau perangkat lunak yang lebih baik.
Holberton yang berlokasi di San Fransisco ini memberikan sertifikat akademis dengan blockchain, dilandasi pemikiran tentang kecanggihan public ledger yang makin marak diperbincangkan dewasa ini. Pada dasarnya, teknologi blockchain bisa juga diaplikasikan dalam hal, tidak hanya dalam cryptocurrency, dan industri keuangan saja. File dan dokumen juga bisa direkam dan tercatat dengan baik di dalam ledger layaknya blockchain dalam Bitcoin.
Holberton dalam mewujudkannya, telah bekerjasama dengan startup Bitproof. Bitproof ini adalah sebuah layanan yang secara spesifik memproses sertifikasi dokumen dalam blockchain dan menjaga keamanannya. Lebih jauh lagi, sertifikat blockchain secara khusus akan membuat lebih mudah bagi pengusaha dalam memverifikasi latar belakang calon karyawan. Dengan cara ini, akan bisa mengurangi jumlah resume palsu.

Pada blog Holberton School, dijelaskan bahwa masing-masing lulusan akan diberikan sertifikat fisik dalam media kertas seperti umumnya, dan juga Sertifikat Nomor Digital (DCN – Nomor Sertifikat Digital). Kemudian, lulusan sekolah ini juga dapat menyertakan nomor tersebut dalam CV mereka.
Ketika nomor tersebut disertakan dalam CV, maka para pencari tenaga kerja akan dapat dengan mudah mencari dan melihat langsung, serta memverifikasi tersebut. Hanya dengan memeriksa nomor tersebut di blockchain explorer yang sudah tersedia secara online.
Coordinator Pendiri Holberton School, Sylvain Kalache menganggap bahwa teknologi Blockchain akan bisa menjadi masa depan sertifikasi. Dan menganggap bahwa dalam beberapa tahun kedepan, akan banyak institusi pendidikan lainnya yang akan mengadopsi teknologi ini untuk mengamankan sertifikat lulusannya.
Cukup memungkinkan kedepannya, misalkan dokumen dan surat pernikahan, identitas kewarganegaraan, karya seni, surat tanah, dan juga Passport secara lebih transparan dan terekam dalam blockchain.

Jika hal itu terjadi, semua aset kekayaan, dan beberapa hal lain yang bersifat dokumen penting akan bisa terekam secara rapi, dan aman. Serta, bisa diakses secara publik. Alhasil, KPK pun tidak akan kesulitan dalam mengusut sejarah transaksi dan juga daftar kekayaan seseorang yang diduga melakukan korupsi. Namun, itupun jika mau melek teknologi dan melihat secara jauh terhadap teknologi ini.

Sunday, June 3, 2018

Bappebti resmi tetapkan uang kripto sebagai subjek perdagangan berjangka

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menetapkan cryptocurrency (kripto) sebagai subjek komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa perdagangan berjangka. Kebijakan itu ditetapkan melalui Keputusan Kepala Beppebti.
"Saat ini Kepala Bappebti sudah menandatangani keputusan untuk menjadikan cryptocurrency sebagai komoditi yang layak diperdagangkan di bursa. Sudah ditetapakan dua tiga hari lalu, cuma saya belum tahu nomor Surat Keputusannya," ujar Kepala Biro Pengawasan dan Pengembangan Pasar Beppebti Dharma Yoga kepada Kontan.co.id, Kamis malam (31/5) lalu.

Yoga mengatakan, keputusan itu diambil setelah Bappebti melakukan kajian selama empat bulan terakhir. Berdasarkan hasil kajian itu, menurut Yoga, kripto layak dikategorikan atau dikelompokkan sebagai komoditi.
Setelah menetapakan kripto sebagai subjek komoditi yang diperdagangkan di bursa berjangka, menurut Yoga, Bappebti akan membuat peraturan lebih lanjut atas penetapan kripto sebagai komoditi, seperti soal perusahaan exchanger, wallet dan mining. Peraturan lebih lanjut ini akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Soal perpajakannya pun akan diatur. Oleha karena itu, Direktorat Jenderal Pajak juga akan dilibatkan. Menurut Yoga, pelaku usaha mengusulkan perdagangan kripto dikenakan pajak final seperti halnya perdagangan di bursa pasar modal.
Peraturan lebih lanjut ini juga mengatur soal upaya mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme atau kejahatan lainnya melalui kripto. Karena itu, PPATK dan Densus88 Mabes Polri akan dilibatkan.
Pararel dengan langkah pemerintah menyusun peraturan lebih lanjut terkait kripto, Bappebti juga meminta bursa kripto yang sudah eksis seperti Indodax atau komunitas kripto lainnya untuk membuat proposal yang berisi spesifikasi kontrak atau produk dan tata cara atau mekanisme perdagangan.
Spesifikasi produk atau kontrakanatara lain mencakup informasi jenis kripto apa saja yang diperdagangkan dan fraksi harga atau tick size. Sedangkan tata tertib perdagangan antara lain mencakup jam perdagangan dan mekanisme penyelesaian perselisihan bila ada persoalan antara pengelola dan investor atau nasabah. "Sekarang kami menyerahkan kepada bursa untuk mempersiapakan diri untuk menyusun proposalnya yang konkret," ujarnya.
Proposal ini diajukan kepada Kepala Bappepti untuk dipertimbangkan dan ditetapakan bila disetujui.
Dalam peraturan lebih lanjut yang akan dibuat Bappebti, juga akan diatur soal penyimpanan dana nasabah. Yoga mengatakan, nantinya dana nasabah atau investor tidak disimpan oleh perusahaan exchanger. Tetapi, oleh Kliring Berjangka atau bank penyimpan dana nasabah yang sudah ada di Bappebti. Hal ini menurutnya untuk mencegah hilangnya dana nasabah baik karena risiko penggelapan oleh pengelola maupun karena risiko peretasan.
"Jadi, nanti setiap rekening yang masuk ke dalam transaksi ini, exchanger akan dibukakan account oleh kliring. Nanti semua dana nasabah masuk ke kliring, dipegang oleh pihak ketiga yang independen, exchanger hanya jadi market place-nya saja atau engine trading-nya nanti," ujarnya.

sumber:
https://investasi.kontan.co.id/news/bappebti-resmi-tetapkan-uang-kripto-sebagai-subjek-perdagangan-berjangka

Saturday, June 2, 2018

Kebijakan Moneter Di Era Digital – Pandangan IMF Tentang Dunia Kripto





Artikel dengan judul Kebijakan Moneter di Era Digital ini disusun oleh Dong He, Wakil Direktur Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF. Judul asli artikel ini adalah “Monetary Policy In The Digital Era”, yang disusun berdasarkan catatan hasil diskusi IMF bulan Januari 2016.
Pada diskusi staf IMF bertajuk “Virtual Currencies and Beyond: Initial Considerations” itu, adalah sebagai pandangan awal tentang dunia mata uang digital dan perkembangannya. Di tahun 2016, perkembangan mata uang digital berbasis kripto (cryptocurrencies) seperti bitcoin, memang telah banyak menyita perhatian publik, baik pandangan yang positif maupun negatif.
Di dalam artikel tersebut, diawali dengan latar belakang permasalahan atas krisis keuangan global serta pemberlakuan bailout di sejumlah institusi finansial besar yang mengundang sikap skeptis di sebagian besar kalangan. Tidak lain sikap skeptis itu muncul, terutama berkaitan dengan monopoli bank sentral dalam penerbitann mata uang.

Mervyn King, ekonom yang pernah menjabat sebagai gubernur Bank Sentral Inggris 2003-2013, sejak dua puluh tahun lalu pernah berpendapat bahwa kemajuan teknologi dan informasi akan membuat bank sentral makin ketinggalan jaman.
Derasnya arus perkembangan teknologi menjadi hal yang nyata. Terutama ketika era Internet muncul dan telah banyak mempengaruhi gaya dan cara hidup. Institusi finansial, mungkin masih bisa beradaptasi di era internet. Namun gelombang baru dunia kripto yang diusung oleh Bitcoin, seakan kembali mengusik eksistensi insitusi finansial yang ada.
Bitcoin, maupun aset digital berbasis kripto lainnya, seakan kembali mengukuhkan lontaran Marvyn King tersebut. Dunia cyrptocurrency dianggap pada nantinya bisa berperan sebagai alat pembayaran alternatif sepenuhnya. Banyak pendapat yang kemudian menilai bahwa aset-aset digital berbasis kripto itu mungkin bakal berpotensi besar dalam mengurangi permintaan akan mata uang fiat terbitan bank sentral. Jika hal itu terjadi, maka dimana lagi peran dan fungsi kebijakan moneter di era digital oleh bank sentral?
Sementara itu, pendapat-pendapat minor tentang aset digital berbasis kripto mengaitkan beberapa hal yang menjadi kendala mutlak. Tidak lain adalah tentang begitu volatilnya nilai mata uang berbasis kripto, dan juga potensi penggunaan yang acapkali diasosiasikan dengan aktifitas terlarang.
Di sisi lainnya, mata uang berbasis kripto hingga munculnya token kripto, membuat adopsi mata uang kripto kian tak terbendung. Teknologi yang melatarbelakanginya terlihat cukup realistis dalam fungsinya sebagai pentransfer dan penyimpan nilai, terutama dengan teknologi ledger terdistribusi.
Kenyataan-kenyataan tersebut dianggap kian memojokkan posisi bank sentral yang harus dengan sigap untuk merespon situasi. Terutama bagaimana bank sentral harus tetap mampu berkompetisi terhadap tantangan yang ada di depan mata.

Friday, May 25, 2018

Bitcoin Buat Bayar Zakat

Bitcoin Buat Bayar Zakat



Masjid Shackwell Lane di Hackney, London, Inggris memastikan akan menerima sumbangan dalam bentuk lain di luar uang tunai yakni berupa mata uang kripto. Diperkirakan putusan ini menjadikan masjid di London sebagai yang pertama menerima sumbangan dalam bentuk mata uang kripto.

Keputusan tersebut dibuat setelah seorang cendekiawan Muslim mengatakan bahwa mata uang kripto seperti Bitcoin dan Ethereum diperbolehkan dalam hukum syariah.

Pengelola masjid berharap bisa menggalang donasi hingga 10 ribu poundsterling selama bulan Ramadan baik berupa Bitcoin maupun Ethereum.

"Kami berusaha menarik lebih banyak orang untuk berdonasi dengan model uang yang baru," ujar salah satu pimpinan masjid Erkin Guney kepada The Hackney Gazette.

"Dunia Islam sangat luas, dan kami telah mempersiapkan wadah bagi para Muslim yang lebih berkecukupan di luar komunitas kami untuk membantu dan berdonasi untuk masjid kami," lanjutnya.

Akun dompet Bitcoin yang digunakan oleh masjid Shackwell Lane untuk menerima mata uang kripto sejauh ini baru menerima satu donasi senilai kira-kira 100 poundsterling.

Pendiri perusahaan Combo Innovation yang membantu masjid dalam membuat dompet Bitcoin, Gurmit Singh berharap akan ada lebih banyak donasi yang masuk.




"Jika orang Muslim, yang jumlahnya seperempat populasi di dunia, memiliki satu persen saja dari Bitcoin--1,04 triliun poundsterling--maka seharusnya ada 26 juta poundsterling yang disumbangkan untuk Zakat," ujar Mr Singh, seperti dilansir dari The Independent.

"Kemungkinan kenyataannya jauh lebih banyak. Sekarang hampir tidak ada masjid atau program amal Islam yang menerima Zakat dalam bentuk mata uang kripto. Mereka berkemungkinan melewatkan jutaan poundsterling," katanya.

Sebelumnya peneliti Muslim mempelajari apakah Bitcoin dan mata uang kripto lain bisa didefiniskan sebagai uang dalam hukum syariah. Kesimpulan studi mengizinkan Bitcoin lantaran dinilai berharga untuk pusat perdagangan global dan diterima sebagai alat pembayaran di banyak pedagang.

Tuesday, May 22, 2018

Hari Pizza Bitcoin – Menjadi Transaksi Nyata Pertama Bitcoin


Tepatnya pada hari ini, 22 Mei, adalah hari bersejarah bagi pengguna kripto di dunia sebagai hari pizza bitcoin (Bitcoin pizza day). Peristiwa itu bermula ketika pada tanggal 22 Mei di tahun 2010 lalu, salah satu pengembang bernama Laszlo Hanyecz, memutuskan untuk bisa membeli dua porsi besar Pizza di Papa John’s Pizza.
Peristiwa itu dianggap menjadi bersejarah, karena menjadi transaksi bitcoin pertamakali yang dilakukan secara nyata untuk membeli sesuatu dengan bitcoin, sejak bitcoin mulai dijalankan pertama kali di tahun 2009.
Yang paling menarik dari peristiwa tersebut, adalah karena Laszlo Hanyecx saat itu, membeli dua porsi pizza itu dengan 10.000 BTC. Padahal harga dua porsi besar pizza saat itu harganya kurang lebih USD 25 saja. Jika kita melihat di harga bitcoin saat ini, maka 10.000 BTC tersebut senilai Rp. 1.202.802.490.800,- (1,2 trilyun rupiah).

Laszlo Hanyecz – Orang Pertama Mentransaksikan Bitcoin Secara Nyata

Laszlo Hanyecz adalah seorang pengembang piranti lunak asal Jacksonville, Florida – Amerika Serikat. Pada saat itu, Laszlo memposting keinginannya tersebut di forum bitcointalk pada tanggal 18 Mei 2010. Awalnya, keinginan tersebut didasari kemungkinan besar apakah bitcoin mulai bisa digunakan untuk membeli sesuatu secara nyata.
Di forum bitcointalk tersebut, Laszlo menuliskan:
I’ll pay 10,000 bitcoins for a couple of pizzas.. like maybe 2 large ones so I have some left over for the next day.  I like having left over pizza to nibble on later.  You can make the pizza yourself and bring it to my house or order it for me from a delivery place, but what I’m aiming for is getting food delivered in exchange for bitcoins where I don’t have to order or prepare it myself, kind of like ordering a ‘breakfast platter’ at a hotel or something, they just bring you something to eat and you’re happy!
I like things like onions, peppers, sausage, mushrooms, tomatoes, pepperoni, etc.. just standard stuff no weird fish topping or anything like that.  I also like regular cheese pizzas which may be cheaper to prepare or otherwise acquire.
If you’re interested please let me know and we can work out a deal.
Thanks,
Laszlo
Beberapa hari setelahnya, tepatnya pada tanggal 22 Mei, Laszlo kembali memberikan komentar bahwa ia berhasil mentransaksikan 10.000 BTC miliknya untuk membeli pizza. Dari apa yang dituliskan Laszlo, nampaknya transaksi yang dilakukan tersebut adalah dengan salah seorang bernama “Jercos”. Kabarnya, Jercos tersebut adalah seseorang yang berasal dari Inggris.
Tahun 2010 dianggap sebagai masih dalam periode awal bitcoin saat itu. Para penambang bitcoin saat itu, tentu juga masih memungkinkan dilakukan hanya dari perangkat komputer biasa. Menjadi sangat wajar, ada sekian banyak penambang yang mempunyai jumlah BTC besar, termasuk juga Laszlo.
Nama Laszlo Hanyecz pun menjadi kian disorot, dan sejak saat itu dikenal menjadi hari pizza bitcoin. Laszlo pun banyak dimuat di berbagai media besar. Hari Pizza Bitcoin pun telah banyak dikenal dan ketahui oleh seluruh pengguna bitcoin di dunia.

Ketika Harga Bitcoin Mulai Menanjak Tinggi

Posting Laszlo di forum Bitcointalk tentang keinginannya membeli pizza menggunakan bitcoin sampai saat ini masih ada dan bisa dilihat sendiri. Posting itu sekaligus menjadi bagian dari perjalanan sejarah bitcoin.
transaksi hari pizza bitcoin
Transaksi bitcoin untuk Pembelian pizza oleh Laszlo tahun 2010 lalu sejumlah 10.000 BTC untuk 2 porsi Pizza dari Papa John’s Pizza. (https://blockchain.info/tx/a1075…)
Di satu sisi, momen tersebut dianggap sebagai sebuah momen bersejarah karena untuk pertama kalinya, bitcoin dapat dipergunakan secara nyata untuk bisa membeli sesuatu. Sementara di sisi lainnya, peristiwa tersebut mungkin akan dinilai sebagai peristiwa yang cukup memilukan, karena mungkin pastinya akan menyisakan penyesalan mendalam.
Mungkin akan terkesan menjadi sebuah penyesalan, karena harga bitcoin pada akhirnya makin naik dari waktu ke waktu. Pada tanggal 4 Agustus 2010 misalnya, harga bitcoin mulai beranjak naik. Total 10.000 BTC untuk membeli bitcoin saat itu, bernilai kurang lebih USD 600. Di forum itu, ditandai oleh @knightmb yang memberikan komentar lanjutan bahwa total harga bitcoin tersebut telah bernilai kurang lebih USD 600.

Berlanjut di tanggal 29 Nopember 2010, @bitcoinex juga memberikan komentar lanjutan. Ia menuliskan komentarnya, “Greeting from November 2010! What’s is it eat pizza for $2600?”. Hal itu bisa mulai kita lihat betapa tinggi lonjakan harga bitcoin hanya dalam beberapa bulan saja dari Mei ke bulan Nopember di tahun yang sama.
Jika kita melihat harga bitcoin di penghujung tahun 2017 lalu, menjadi berkisar kurang lebih USD 19.783. Nilai per BTC saat itu setara dengan 269,3 juta rupiah. Maka total 10.000 BTC di penghujung tahun 2017 itu setara dengan 2,69 trilyun rupiah.

Laszlo Kembali Membeli Pizza dengan Bitcoin – Lihgtning Network

Tepatnya pada 25 Pebruari 2018, Laszlo Hanyecz kembali membeli pizza dengan bitcoin. Namun, dia tidak lagi membayarnya senilai dengan 10.000 BTC. Laszlo kembali membeli Pizza menggunakanLightning Network.
Latar belakangnya, Laszlo kembali berniat ingin menggunakan lightning network bitcoin agar bisa dipergunakan secara nyata untuk membeli sesuatu. Saat itu, Laszlo sendiri tidak tau toko pizza mana di sekitar tempat tinggalnya yang sudah menerima pembayaran dengan lightning network bitcoin.
bitcoin-pizza-lightning
Laszlo Hanyecz (kanan) dan kedua anaknya, nampak dua porsi besar pizza yang dipesan menggunakan bitcoin lightning network.
Berkat seorang kenalannya dari London, ia berhasil membeli pizza, lalu dikirimkan melalui toko terdekat di sekitar tempat tinggalnya. Wajar saja, karena memang implementasi lightning network untuk bitcoin mulai kelar dilakukan di tesnet hingga mainnet baru sekitar bulan Januari 2018 lalu.
Saat itu, Laszlo menggunakan c-lightning untuk membayar transaksinya. Beberapa bulan berlanjut, pengembangan lightning network pun terus berjalan. Sejumlah platform pengembangan lightning network bitcoin pun melahirkan berbagai varian platform berbeda, bahkan telah ada yang bisa digunakan di versi mobile.

Selebrasi Hari Pizza Bitcoin

Hari pizza bitcoin tanggal 22 Mei menjadi hari bersejarah. Masyarakat komunitas bitcoin di seluruh dunia pun juga banyak yang menggunakan momen tersebut untuk mengingat peristiwa tahun 2010 lalu. Kurang lebih di sekitar tahun 2014, momen itu sudah menjadi tradisi di komunitas bitcoin, untuk membeli pizza dan merayakan hari tersebut.
@TheBitcoinWife @CookiePounder OMG all that AND HAWAII too...I'm getting e-n-v-i-o-u-s!!!! How will U celebrate in HI? lol
@BlueJayKay5 @CookiePounder Not on island at the moment, so I'll be celebrating with a big slice of Ham & Pineapple ;)
Ada yang membuat even meetup bitcoin, ada yang sekedar delivery order pizza saja untuk merayakannya. Sejumlah merchant juga memanfaatkan momen tersebut untuk bisa memberikan layanan kepada para pelanggan, baik dengan berupa voucher ataupun gift card.
even hari pizza bitcoin
Sebuah even yang digelar untuk merayakan hari pizza bitcoin (Bitcoin Pizza Day).
Namun dari perayaan hari pizza bitcoin ini, telah menjadi sebuah peluang bisnis e-commerce baru. Bahkan secara khusus untuk pembelian pizza yang dapat menggunakan bitcoin, telah muncul beberapa e-commerce, seperti pizzaforcoins.com, takeaway.com.

Monday, May 21, 2018

Samourai dan goTenna Permudah Kirim Transaksi Bitcoin Tanpa Internet



Samourai wallet yang telah bekerja sama dengan goTenna telah memungkinkan pengguna untuk kirim transaksi bitcoin tanpa internet. Pengiriman transaksi tersebut bisa dilakukan hanya dengan SMS saja.
Sejak pertama kali berdiri di tahun 2015, Samourai Wallet memang telah fokus untuk mengutamakan sisi privasi pengguna bitcoin di dalam platformnya. Selain itu, Samourai wallet juga telah memulai mengembangkan Mule.tools, dan juga Pony Direct sebagai dasar pijakan untuk dapat menyiarkan transaksi melalui SMS di bulan Januari lalu.
Gagasan untuk bekerja sama dengan goTenna tidak lain karena perusahaan yang berbasis di Brooklyn tersebut telah memproduksi perangkat komunikasi dilluar jaringan Internet. Di platform goTenna ini, pengguna dapat saling berkomunikasi dengan mudah hanya menggunakan applikasi di mobile mereka, yang nantinya akan saling terhubung dengan sebuah perangkat antena portable. Sehingga dengan perangkat antena portable tersebut, tidak lagi harus bergantung dengan ISP dan menara seluler tertentu.


perangkat Mesh Network
Perangkat Mesh Network dari goTenna, berupa antena portable.
Rich Myers, praktisi dari goTenna berkata di bitcoinmagazine.com, “Mesh network di platform ini menjadi satu-satunya alternatif jaringan komunikasi terpusat selama ini. Mesh network sepenuhnya terdesentralisasi dan lebih demokratis, mengembalikan kekuatan komunikasi di tangan penggunanya sendiri. Selain itu, juga lebih tahan jika terjadi bencana yang datang tak terduga. Satu-satunya hal yang perlu dipersiapkan hanyalah menghubungkan perangkat Mesh network itu dengan perangkat smartphone saja,” terangnya.
Gagasan dari keduanya, baik Samourai Wallet maupun goTenna banyak terinspirasi dari Satelit Blockstream dan juga presentasi Nick Szabo dan Elaine Ou yang disampaikan di workshop Scaling Bitcoin – Stanford tahun 2017 lalu. Pada presentasinya itu, Nick Szabo memperkenalkan opsi tentang pemanfaatan gelombang frequensi tinggi radio untuk bisa dipergunakan di jaringan bitcoin.
Kerja sama dengan goTenna ini, membuat pengguna Samourai Wallet menjadi memungkinkan untuk mengirim dan menerima bitcoin meskipun ponsel yang digunakan dalam kondisi ofline. “Kebebasan untuk dapat bertransaksi bitcoin tanpa ijin dari pihak manapun bukanlah hal yang mudah tanpa melakukan perlawanan apa-apa. Kami melihat terbukanya iklim Internet namun masih tetap terbendung dengan berbagai kepentingan, regulasi, maupun korporasi,” jelas CEO Samourai Wallet.

Sunday, May 20, 2018

Pemerintah USA Menjadi yang Pertama Menerima Bitcoin dan Bitcoin Cash untuk Pembayaran Pajak

Badan Pemerintah USA Menjadi yang Pertama Menerima Bitcoin dan Bitcoin Cash untuk Pembayaran Pajak


Hampir 500.000 warga di Seminole County di Florida akan dapat membayar pajak properti mereka dengan bitcoin atau bitcoin cash mulai bulan depan.
Kolektor Pajak yang baru terpilih untuk daerah tersebut, mengatakan warga akan dapat membayar lebih lanjut untuk ID atau plat nomor dalam bitcoin atau bitcoin cash setelah perjanjian dengan BitPay.
Ini adalah pertama kalinya di Amerika, dan mungkin bahkan di seluruh dunia, bitcoin dan bitcoin cash diterima untuk pembayaran pajak.

Seorang kolektor pajak daerah Florida telah bermitra dengan prosesor pembayaran bitcoin BitPay untuk menerima cryptocurrency untuk berbagai layanan.

Kolektor Pajak Seminole County Joel Greenberg mengatakan dalam sebuah pernyataan Senin bahwa kantornya akan mengambil bitcoin dan bitcoin cash untuk pembayaran yang terkait dengan surat izin mengemudi dan KTP, label dan judul mobil dan pajak properti.

Kantor memutuskan untuk menerima cryptocurrency dalam upaya untuk merampingkan pengumpulan biaya, mengurangi potensi penipuan dan pencurian identitas dan meningkatkan transparansi dan akurasi pembayaran. Kantor Greenberg menambahkan bahwa ia tidak melihat adanya "gejolak harga atau risiko terhadap County" dalam menerima cryptocurrency.
Greenberg mengatakan dalam pernyataannya:
"Tujuan dari masa jabatan saya di kantor adalah untuk membuat pengalaman pelanggan kami lebih cepat, lebih pintar dan lebih efisien, dan untuk membawa layanan pemerintah dari abad ke-18 ke abad ke-21 dan salah satu cara adalah penambahan cryptocurrency ke opsi pembayaran kami."

Kolaborasi dengan Kolektor Pajak Seminole County menandai kemitraan pemerintah pertama BitPay. Kepala kepatuhan Jeremie Beaudry mengatakan perusahaan itu diluncurkan karena "kami mengakui potensi blockchain untuk merevolusi industri keuangan, membuat pembayaran lebih cepat, lebih aman dan lebih murah dalam skala global.
"Dengan kantor Kolektor Pajak Seminole County, kami telah melibatkan lembaga pemerintah pertama kami untuk menerima bitcoin dan bitcoin cash dengan membuatnya mudah dan tanpa batas bagi mereka," tambahnya.
Namun, kantor Greenberg bukan satu-satunya entitas pemerintah lokal yang telah menikmati gagasan menerima cryptocurrency untuk pajak.
Anggota parlemen Arizona dan Georgia keduanya mengusulkan RUU tahun ini yang akan memungkinkan warga negara membayar kewajiban pajak negara mereka dalam bitcoin dan mata uang kripto lainnya, meskipun tidak ada tagihan yang dibuat melalui badan legislatif mereka masing-masing.

sumner:
https://www.coindesk.com/florida-tax-collector-accept-bitcoin-bitcoin-cash-payments/
https://cointelegraph.com/news/us-seminole-county-florida-to-accept-crypto-for-tax-payment