Thursday, July 19, 2018

Milyarder Marc Lasry Nilai Bitcoin Bisa Mencapai USD 40.000

Marc Lasry, salah seorang milyarder, salah satu pendiri sekaligus CEO Avenue Capital Group, meilai bahwa bitcoin kemungkinan besarnya bisa mencapai hingga USD 40.000. Komentarnya tersebut disampaikan saat diwawancarai CNBC (18/7/18).



Secara pribadi, Marc Lasry yang mempunyai aset hingga USD 1,7 miliar ini, adalah juga salah seorang yang telah berinvestasi di Bitcoin. Marc mengatakan di CNBC, “Saya pribadi telah investasi sekitar 1% di Bitcoin,” terangnya.
Lasry menerangkan bahwa investasinya di Bitcoin telah dimulai sejak beberapa tahun lalu. Namun ia juga mengatakan bahwa akhir tahun lalu, dia telah membeli jauh lebih banyak bitcoin. Menurut Marc, bitcoin sebagai pelopor kripto dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di dunia, kemungkinan besarnya dapat mencapai nilai hingga USD 40.000 per BTC, berkisar kurang lebih 571 juta rupiah.
“Saya suka bitcoin, karena bitcoin bakal menjadi salah satu lokasi tujuan seluruh orang nantinya,” tambahnya. Alasannya, harga bitcoin akan bisa naik tinggi jika rata-rata orang Amerika bisa mendapatkan akses ke bitcoin dengan mudah.
Di pertengahan bulan Juli ini, harga bitcoin memang telah kembali merangkak naik. Saat tulisan ini dibuat, harga bitcoin di Indonesia telah mencapai 102 juta lebih. Rabu kemarin, harga bitcoin bahkan telah mencapai 105 juta rupiah per BTC, naik kurang lebih 10 juta hanya dalam beberapa jam saja.

Pada beberapa bursa kripto lain di manca negara, seperti Bitfinex, harga bitcoin juga mengalami kenaikan yang sama, kurang lebih 10% dalam waktu kurang dari 24 jam. Naiknya harga bitcoin setelah kurang lebih 39 hari masih berkisar di angka 90 jutaan. Di sejumlah analisis kripto, tidak sedikit pula yang memberikan penilaian tentang potensi untuk bisa menembus poin USD 8.000, atau sekitar 114 jutaan rupiah per btc.

Berdasarkan analisis dari Coindesk misalnya, harga BTC memungkinkan untuk meneruskan rally naik hingga USD 7.900 – USD 8.000 dalam jangka pendek. Hal itu diperkuat dengan RSI yang telah mencapai 50.00, sehingga potensi naik tetap akan memungkinkan dapat terjadi.

Monday, July 16, 2018

Dua Kali Hearing untuk Membahas Kripto Di Kongres Amerika Serikat



Kongres Amerika Serikat secara khusus akan menggelar dua kali hearing secara terpisah pada hari Rabu esok. Dua kali hearing yang bakal digelar esok tersebut, adalah secara khusus untuk membahas tentang dunia kripto. Dikabarkan dari Coindesk, bahwa kedua agenda hearing tersebut kabarnya akan dilaksanakan di Capitol Hill – Washington DC, dan disiarkan secara langsung.

Hal tersebut dilakukan seiring dengan rencana Komisi Jasa Keuangan di Amerika yang berkeinginan untuk menggelar hearing terkait dengan kripto beberapa waktu sebelumnya. Sedangkan di hari yang sama, juga digelar hearing tentang kripto oleh Komisi Pertanian Amerika Serikat.
Hearing yang digelar oleh Komisi Jasa Keuangan, secara spesifik akan banyak membahas apakah kripto dipandang sebagai sebuah mata uang baru. Hal tersebut dilatar belakangi oleh banyaknya pemikiran tentang bagaimana Pemerintah AS agar bisa mempertimbangkan kripto dengan potensinya sebaga mata uang. Tidak lain, karena memang kripto apat digunakan secara lokal maupun internasional.
Akhirnya, pemikiran-pemikiran tersebut diliris dalam sebuah memo yang diterbitkan pada hari Jumat pekan lalu (13/7/18). Memo itu dibuat oleh sebagian besar staf FSC (Financial Services Committee). Pada memo tersebut disebutkan perlunya menggelar hearing dengan tema “The Future of Money: Digital Currency” (mata uang kripto sebagai mata uang masa depan).

Di hearing yang digelar oleh Komisi Pertanian, secara khusus membahas kripto terkait dengan pengawasan untuk aset digital kripto tersebut. Pengawasan aset digital berbasis kripto, selama ini memang dianggap sebagai sebuah tantangan tersendiri bagi pihak pemangku kebijakan di banyak negara, tidak hanya di Amerika.
Satu catatan penting yang bisa diambil dari digelarnya dua kali hearing di kongres Amerika Serikat tersebut, adalah adanya minat dan atensi besar terkait dengan dunia kripto sebagai salah satu komoditas.
Ketua Komisi Pertanian, Michael Conaway memberikan komentar di Coindesk, “Komisi kami mempunyai minat mendalam dalam mempromosikan pasar yang kuat terhadap semua jenis komoditas. Termasuk juga komoditas yang muncul dari perkembangan teknologi baru,” terangnya.
Meski perjalanan bitcoin dan kripto lain untuk dianggap sebagai mata uang baru dan global akan terasa masih jauh jika berkaitan dengan ranah regulasi para pemangku kebijakan, namun dari hal ini mulai nampak geliat yang makin mendalam.

Bitcoin Telah Menjadi Garis Hidup Di Venezuela



Di Venezuela, masih berada dalam situasi krisis politik dan juga ekonomi. Di negara ini, bitcoin dan cryptocurrency lainnya bukanlah sebuah hal yang main-main. Cryptocurrency di Venezuela, dianggap telah menjadi pelindung terhadap hyperinflasi yang melanda mata uang Boliviar.


Di Venezuela, masih berada dalam situasi krisis politik dan juga ekonomi. Di negara ini, bitcoin dan cryptocurrency lainnya bukanlah sebuah hal yang main-main. Cryptocurrency di Venezuela, dianggap telah menjadi pelindung terhadap hyperinflasi yang melanda mata uang Boliviar.
Venezuela saat ini telah jadi wilayah yang cukup pelik, semuanya berfungsi berbeda. Pemerintah Venezuela memegang kekuatan politik secara total, dan juga oposisi yang telah terfragmentasi. Venezuela adalah “negara sosialis” dengan kontrol mata uang yang ketat dan nilai tukar ganda. Pemerintah Presiden NicolΓ‘s Maduro melakukan apa pun untuk bisa mengendalikan rakyat dan juga kondisi pasar, terlepas dari biaya ekonomi.
Akibat dari visi ekonomi itu, menyebabkan devaluasi mata uang nasional yang cukp ceppat, sampai pada titik terendah, sepotong roti yang di beli untuk satu minggu pun bernilai jauh lebih mahal. Pada awal bulan Juli, harga satu cangkir kopi bahkan bernilai hingga 1 juta bolivar (VEF). AsdrΓΊbal Oliveros, direktur perusahaan keuangan bernama Econoalitica, mengatakan pada bulan Juni lalu bahwa ada sebuah keluarga terdiri dari empat orang yang membutuhkan 545 juta VEF hanya untuk membayar barang dan kebutuhan jasa mendasar saja.
Di Caracas, bencana ekonomi makro ini telah terbukti dan terjadi setiap hari. Ada kesenjangan besar antara orang berpenghasilan rendah dan orang kaya, dengan kelas menengah yang kian punah. Di depan sebuah restoran mewah, ada banyak orang yang tinggal di jalanan, menggali makanan di tempat sampah.
Layanan publik makin terus memburuk. Di Caracas, bus yang biasanya digunakan untuk melewati jalan utama setiap jarak lima menit, sekarang, karena tingginya biaya suku cadang, pemerintah telah menolak untuk menambah rute perjalanan bus. Sehingga layanan transportasi secara umum telah berkurang karena kekurangan dana. Hal ini membuat masyarakat harus menunggu bus selama 20 menit, itupun adalah waktu yang paling cepat.
Akibatnya, beban transportasi umum melalui kereta bawah tanah makin berat dipikul, yang bisa dipergunakan secara gratis. Karena beban yang makin berat itu, layanan kereta bawah tanah juga kian memburuk. Hal itu karena rute yang dituju hanya untuk titik-titik tujuan yang banyak dituju oleh yang orang saja.
Perlu dicatat, bahwa saya berbicara tentang Caracas, adalah kota yang dulunya memiliki layanan publik terbaik di negara ini. Ada daerah lain dengan pemadaman listrik yang berkelanjutan, layanan Internet intermiten, dan bahkan pernah terjadi kekurangan air minum selama seminggu. Bayangkan saja transportasi umum di daerah-daerah tersebut.
Di sinilah peran cryptocurrency mulai masuk, terutama bitcoin. Hyperinflasi telah membuat warga melindungi nilai uangnya dengan merubah ke dalam mata uang asing, barang, dan juga cryptocurrency. Sementara di negara lain, banyak orang memandang bitcoin hanya sebagai aset spekulatif karena volalitasnya.
Namun di Venezuela, bitcoin telah memenuhi fungsi utama sebagai mata uang yang tidak diterbitkan oleh bank sentral atau dikontrol oleh pemerintah. Dengan demikian, Bitcoin menjadi lebih dipercaya daripada bolivar.
Jika anda lihat localbitcoins.com, maka anda akan melihat banyaknya penawaran untuk bisa membeli dan menjual bitcoin dari wilayah Venezuela. Jumlahnya bahkan melebihi di negara lain di dunia. LocalBitcoins adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk perdagangan bitcoin ke bolivars. Mengingat tingginya permintaan bitcoin, banyak bermunculan juga platform lain. Misalnya seperti Uphold dan LocalEthereum, keduanya juga bisa digunakan untuk memperdagangan cryptocurrency.


Bitcoin adalah cryptocurrency pertama dan paling terkenal di Venezuela. Bitcoin telah tumbuh secara organik, meski tanpa iklan atau pemasaran. Bitcoin juga memiliki likuiditas dan infrastruktur terbesar untuk dapat ditukarkan ke mata uang lain, barang ataupun jasa. Meskipun dalam situasi kami saat ini, hampir semua cryptocurrency dapat diterima dengan baik di Venezuela.

Sementara itu, Bank Venezuela telah memberlakukan batasan jumlah transaksi yang dapat dilakukan. Hal ini membuat pembelian barang dan jasa dengan menggunakan cryptocurrency menjadi lebih menarik. Contohnya dapat ditemukan dalam platform e-commerce seperti Mercado Libre Venezuela, di mana beberapa penjual telah menerima cryptocurrency sebagai alat pembayarannya.
Tidak hanya itu, pada situs web CriptoLugares telah ada kurang lebih 180 tempat yang menerima pembayaran dengan cryptocurrency atas barang dan jasa yang ditawarkan. Di jejaring sosial, beberapa perusahaan juga telah menawarkan produk atau layanannya dengan cryptocurrency. Di pameran-pameran makanan, dapat ditemukan para penduduk setempat yang telah menerima kripto Dash. Kripto Dash ini, telah melakukan promosi besar-besaran di Venezuela.
Untuk kripto lain seperti Byteball (GBYTE), telah mencoba mempromosikan kriptonya di universitas-universitas. Warga Venezuela juga telah banyak memanfaatkan media sosial Steemit agar bisa mendapatkan cryptocurrency STEEM dengan berkontribusi sosial media tersebut.
Ini tidak berarti adopsi cryptocurrency telah meluas di Venezuela. Bagaimanapun, hal itu terjadi mengingat adanya keterbatasan ekonomi warga dengan daya beli rendah untuk bisa mempunyai ponsel pintar atau komputer yang bisa digunakan untuk membeli mata uang kripto. Meski perdagangan cryptocurrency sebetulnya dapat dilakukan melalui pesan teks (SMS) atau sarana lainnya, namun sayangnya cara ini tidak cukup luas diadopsi di Venezuela.
Penambangan Cryptocurrency juga merupakan salah satu peluang bisnis besar di Venezuela. Karena biaya listrik di Venezuela cukup rendah. Namun, pertambangan kripto juga berisiko tinggi jika dilakukan tanpa ijin resmi dari pemerintah.
Sampai sejauh ini, pemerintah Venezuela memang telah memilih untuk lebih “bersahabat” dengan mata uang kripto, bahkan sampai telah melegalkan penggunaannya. Pemerintah sedang mempromosikannya cryptocurrency sendiri, Petro, yang seharusnya didukung oleh cadangan minyak bumi. Tidak seperti bitcoin yang sifatnya terdesentralisasi dan tidak terikat dengan suatu negara, Petro adalah cryptocurrency pertama yang dikeluarkan oleh suatu negara.

Saturday, July 14, 2018

Bank Sentral Slovakia Dipermak Logo Bitcoin


Kamis malam lalu waktu setempat, Bank Sentral Slovakia dipermak logo Bitcoin oleh salah seorang aktifis bitcoin, @paralelnapolis. Logo tersebut dibuat dengan menggunakan lampu sorot dengan logo bitcoin didalamnya, persis seperti dalam film Batman.
Atas aksinya itu, @paralelpolis pun yang memberikan julukan dengan “Bitcoin Batman”. Bank sentral Slovakia tersebut, tidak hanya dipermak dengan logo bitcoin saja, melainkan juga dengan logo Monero, berdasarkan penuturan @paralelpolis di twitternya.
Someone shined this spotlight on the National Bank of Slovakia last night. πŸ˜‚πŸ‘‡πŸ”¦ pic.twitter.com/M6t4Vf7zXc
Paralelpolis pun kemudian mempublikasikan video singkat aksinya di berbagai sosial media seperti di akun Instagram, dan juga channel Youtube.
Dituliskan di sana, bahwa upayanya itu didasari dengan alasan bahwa cryptocurrency saat ini telah mewakili dan mengganti peran sistem perbankan yang ada. Bank sentral diibaratkan telah kehilangan kendali untuk bisa memonopoli penciptaan uang dengan adanya mata uang kripto.

Pada bulan Oktober 2017, pemerintah Slovenia pernah memberikan pengumumkan rencananya untuk menjadikan negara Slovania sebagai salah satu tujuan utama terkait teknologi blockchain di Uni Eropa. Pemerintah Slovania juga berkeinginan untuk mempelajari potensi besar dari teknologi blockchain yang menjadi tulang punggung mata uang kripto untuk administrasi publik.
Hal itu diungkapkan melalui Perdana Menteri Miro Cerar saat memberikan pidatonya di sebuah even bertajuk “Digital Slovenia 2020” pada pertengahan Oktober 2017. Miro Cerar menyatakan bahwa pihak regulator Slovakia sudah mempelajari blockchain. Dia juga bahkan mengklaim bahwa pemerintah menawarkan dukungan penuh untuk perkembangan dunia teknologi.

Friday, July 13, 2018

Bursa Berjangka RI Ini Akan Dagang Bitcoin Cs di Akhir 2018




Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) saat ini tengah mempersiapkan proses peresmian perdagangan mata uang digital (cryptocurrency) sebagai salah satu komoditas yang diperdagangkan di bursa berjangkanya.


Direktur Utama Lamon Rutten persiapan tersebut telah mencapai 80%, sehingga ditargetkan mata uang digital tersebut dapat diperdagangkan paling lambat pada Desember tahun ini.

"Tahun ini rencana kami ada empat cryptocurrency, saya belum bicara cryptocurrency-nya. Saya belum tahu bulan pastinya, namun kami akan menggunakan kontrak cryptocurrency futures, mungkin sekitar  80% sudah selesai," ujar Lamon di sela acara Halal Bihalal ICDX di The Westin Hotel, Jumat (13/7/18).

Sementara itu, nantinya ICDX sebagai salah satu bursa berjangka di Indonesia akan menawarkan harga kontrak berjangka dengan nilai minimum US$ 10 ribu.

Nilai kontrak minimum tersebut sangat rendah dibandingkan dengan bursa berjangka di Indonesia yang menawarkan kontrak seharga minimum US$ 100 ribu.

Dengan angka kontrak yang minimum tersebut, pihaknya berharap bahwa investor Indonesia akan tertarik dan menggunakan cryptocurrency futures sebagai salah satu format investasinya.

Hingga saat ini, ICDX masih melakukan berbagai strategi untuk mempopulerkan mata uang digital sebagai salah satu komoditas perdagangan yang popular di Indonesia.

Strategi tersebut diantaranya dengan melakukan identifikasi mata uang digital yang layak diperdagangkan, persiapan jaringan dan software hingga brand management untuk keperluan promosi.

"Cryptocurrency diregulasi masuk menjadi kontrak berjangka kami kan pertama permisi ke regulated, ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan juga Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Jadi selamat sudah bisa ya," ungkap Lamon.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah menetapkan mata uang digital (cryptocurrency), seperti Bitcoin dan Ethereum, menjadi salah satu komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka.

Penetapan tersebut menyusul keputusan yang dibuat oleh Bappebti setelah melalui kajian dan pertemuan dengan berbagai instansi, lembaga, dan kementerian dalam menetapkan uang digital sebagai komoditas.

sumber: https://www.cnbcindonesia.com/fintech/20180713200533-37-23524/bursa-berjangka-ri-ini-akan-dagang-bitcoin-cs-di-akhir-2018

Saturday, July 7, 2018

Gempar Karena Li Xiaolai Bocorkan Monkey Business Dunia Kripto




Miliarder Bitcoin, Li Xiaolai, membeberkan monkey business dunia kripto. Hal tersebut diketahui setelah bocornya rekaman pembicaraan yang banyak mengungkap rahasia gelap dunia kripto. Rekaman pembicaraan dengan panjang durasi selama 50 menit tertanggal 4 Juli lalu itu didapatkan pertama kali melalui aplikasi WeChat. Bocornya rekaman tersebut lalu banyak dipublikasikan di media elektronik Cina.
Li Xiaolay, sebelumnya cukup banyak dikenal di komunitas kripto Asia karena telah banyak membuat situs-situs faucet bitcoin. Selain Xiaolai adalah salah satu investor kripto, dia juga diketahui mempunyai aset senilai USD 3,5 miliar. Bahkan, selama ini, Li Xiaolai juga banyak terlibat untuk mempromosikan beberapa proyek kripto seperti Qtum dan beberapa lainnya.
Pada rekaman pembicaraan yang bocor tersebut, Li banyak mengungkap rahasia gelap banyak proyek kripto maupun beberapa bursa kripto besar. Diantaranya adalah NEO, Ripple, Tron, dan beberapa bursa seperti Binance, OKCoin.
Li didalam rekaman tersebut mengecam bursa kripto Binance sebagai sebuah “bursa penipu”. Anggapannya, alasan utama keberhasilan Binance dimulai ketika banyak bursa kripto di Cina yang harus ditutup bulan September karena adanya larangan. Tapi menurut Li hanya Binance yang dapat bertahan dan secara ajaib bisa selamat dari larangan tersebut.
Tidak hanya itu, Li juga mengungkapkan alasan utama adanya perpecahan antara pendiri dan CEO Binance, Zhao Changpeng, dengan Xu Mingxing pendiri OKCoin. Ia menyebut karakter Zhao Changpeng tidaklah baik, begitupun juga dengan Xu yang punya sejarah kelam. Nada bicara Li Xiaolai di rekaman tersebut terkesan cukup berapi-api. Li bahkan banyak menggunakan diksi “stupid X” sebanyak 24 kali.
Terkait dengan banyak proyek-proyek kripto, meskipun dia juga banyak ikut mempromosikan sebagaian besarnya, namun Li menganggap bahwa sebagian banyak platform kripto maupun ICO adalah tidak berharga. Di pernyataannya, Li menyebut beberapa proyek tersebut seperti NEO, Ripple, Tron, EOS, Litecoin, dan lainnya.
Menurut Li, sebagian proyek ICO yang sukses, bukanlah dibangun melalui sebuah konsep yang benar-benar bagus, melainkan karena dibangun dengan membuat sebuah pool para followers dengan pulikasi yang sungguh agresif dan meledak-ledak saja. Li beranggapan sebagian token yang populer saat ini tidak lain adalah scam, tidak berharga.
Proyek kripto yang mempunyai bernilai adalah karena nilai paling tinggi dari blockchain adalah “Konsensus”. Sebagian besar proyek ICO saat ini, berhasil memanipulasi dan membungkus menjadi sebuah hype, tidak lebih dari itu. Padahal menurutnya, sebagian besar proyek kripto palsu tidak didukung oleh sesuatupun yang kongkrit.
Apa yang dibicarakan oleh Li tersebut, seakan menjadi sebuah petuah bagi komunitas kripto lainnya di Cina, lantaran sosoknya yang telah banyak dikenal. Hal tersebut membawa implikasi besar terhadap banyak investor di komunitas kripto untuk lebih memperhatikan kondisi nyata yang ada.
Meski apa yang dilontarkan Li berapi-api dengan nada yang terkesar kasar, namun ada sebuah kenyataan yang harus disadari. Hampir sudah bukan menjadi rahasia lagi, bahwa bursa kripto saat ini dibangun dengan pondasi yang penuh spekulasi dan manipulasi.

Friday, July 6, 2018

Tidak bisa curi bitcoin, curi komputernya Saja




Tidak bisa curi bitcoin, curi komputernya. Seperti itulah yang terjadi Santa Clara California pada akhir pekan lalu. Peristiwa itu bermula ketika sebuah keluarga berniat untuk pindah dan mengangkut semua barangnya dari kediamannya di Fourth Street.


Tidak bisa curi bitcoin, curi komputernya. Seperti itulah yang terjadi Santa Clara California pada akhir pekan lalu. Peristiwa itu bermula ketika sebuah keluarga berniat untuk pindah dan mengangkut semua barangnya dari kediamannya di Fourth Street.
Agar proses pemindahan barangnya itu lebih mudah, pihak keluarga tersebut menyewa tiga orang untuk membantu dengan mengangkut seluruh barangnya dengan sebuah truk. Ketika harga jasa sudah ditentukan, ternyata tersangka meminta tarif lebih tinggi. Alasannya mereka membutuhkan waktu hingga dua jam lebih untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Karena menuntut tarif lebih tinggi dari sebelumnya, pihak keluarga tersebut menolak membayar. Namun, ketiga tersangka tetap melaksanakan pekerjaannya. Namun dibalik itu, ketiganya mempunyai caranya sendiri.

Menurut deputi Sheriff Santa Clara yang menangani perkara itu, ketiga tersangka kemudian mengambil TV dan sebuah komputer merk Apple iMac. Belakangan, pihak keluarga menerangkan bahwa pada komputer yang dibawa lari tersangka didalamnya berisi sejumlah Bitcoin dengan total nilai setara dengan USD 10.000 atau kurang lebih 142,5 juta rupiah lebih.
2 orang dari ketiga tersangka telah berhasil ditangkap. Sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian. Kedua tersangka yang tertangkap berasal dari San Jose, yakni Yessica Barajas, 18 tahun bersama dengan Welbar Quintanilla, 24 tahun.
Ketika pihak berwenang menggeledah rumah kedua tersangka, kedua barang curian TV dan komputer tersebut tidak ditemukan. Saat penangkapan itu, salah seorang tersangka berhasil lolos dengan menggunakan mobil sedan Lexus SC400 berwarna abu-abu.