Wednesday, November 22, 2017

TAK TERPENGARUH VOLATILITAS, BITCOIN SEMAKIN BANYAK DIGUNAKAN UNTUK PEMBAYARAN SKALA BESAR



Banyak orang tampaknya semakin tergoda dengan kemudahan yang ditawarkan Bitcoin. Transaksi tanpa batasan wilayah geografis dan tanpa terikat oleh perbankan menjadikan banyak bisnis antarnegara berjalan semakin mudah. Bahkan beberapa investor besar yang berpengaruh mulai membawa Bitcoin ke dunia nyata dan menunjukkan bagaimana mata uang virtual itu bisa digunakan: untuk pembayaran skala besar.
CNBC melakukan wawancara dengan individu dan para pelaku bisnis yang mengaku telah menerima dan mengirimkan ribuan dolar dalam beberapa minggu terakhir. Mereka mengaku bahwa keberadaan mata uang digital memungkinkan mereka menyelesaikan transaksi dalam tempo yang jauh lebih cepat dibanding dengan menggunakan cara tradisional yang didukung oleh pemerintah.
Mark Hanna, seorang pemilik firma hukum keluarga di New York, Hanna & Vhalakis, menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran setelah ia melihat seorang kliennya masuk ke kantornya dengan memakai kaus Bitcoin. Karena ia tidak sabar menunggu pencairan cek, ia akhirnya meminta sang klien membayarnya dengan Bitcoin.
Aku sudah punya beberapa Bitcoin. Aku merasa pembayaran model ini lebih mudah daripada transfer lewat bank. Lebih simpel daripada menggunakan cek,” ungkapnya.
Sebuah surat tagihan dari kantor pengacara kepada klien yang diposting di Reddit memperlihatkan bahwa Hanna memang menerima $5.085 untuk pembayaran jasa firma hukumnya dengan Bitcoin. Hanna mengatakan bahwa kliennya mentransfer langsung Bitcoin padanya lewat aplikasi Mycelium. Ia bahkan membuat akun dompet khusus untuk firma hukum yang ia kelola bersama orangtuanya itu.
Bitcoin adalah mata uang digital yang menggunakan teknologi enkripsi untuk memungkinkan pihak mengirim uang dengan cepat, aman dan semi-anonim. Pengguna hanya diidentifikasi dengan gabungan angka dan huruf, atau “alamat”. Bitcoin juga tidak memerlukan institusi pihak ketiga dan tidak terikat pada pemerintah seperti mata uang konvensional.

Semakin Banyak yang Menerima Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran

Apa yang dilakukan Mark Hanna itu mungkin hanya contoh kecil tentang semakin meluasnya penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran. Montessori School di New York dan Distrik Soho diketahui tak lagi menerima kartu kredit untuk pembayaran uang sekolah. Tahun ini, sekolah swasta itu mulai menerima pembayaran via Bitcoin.
Berbagai industri pun mulai memikirkan langkah serupa tentang penggunaan Bitcoin. Dan meski tidak sepenuhnya hanya menerima Bitcoin, mereka mulai berani menjual barang dalam skala besar dengan menerima mata uang virtual sebagai alat pembayaran. Beberapa galeri seni, pelaku industri real estate bahkan penjual kapal pesiar pun semakin antusias terhadap langkah ini.
Seorang pemilik istana abad 18 Palacio Bardaji di Ibiza, Spanyol, hanya akan menerima pembayaran dari Bitcoin karena kemudahan penggunaannya, begitu menurut keterangan seorang perwakilan dalam sebuah pernyataan email. Istana seluas sekitar 9.000 kaki persegi itu bernilai 1.850 Bitcoin, sekitar $ 14,8 juta pada rekor tertinggi hari Jumat atau $ 10,2 juta di level terendah Bitcoin terhadap dolar pada hari Minggu lalu.
Tidak mengherankan tren semacam ini bisa terjadi mengingat harga Bitcoin telah tumbuh pesat berlipat-lipat selama peluncurannya.

Friday, November 17, 2017

PECAHKAN REKOR BARU, HARI INI HARGA BITCOIN MENDEKATI $7.900

Hari ini rekor baru kembali dipecahkan oleh Bitcoin dengan raihan harga $7.900. Banyak pihak berasumsi dalam hitungan hari, harganya bisa menembus $8.000. Sebuah kenaikan yang fantastis mengingat penurunan yang cukup dramatis beberapa waktu yang lalu.


Pertama Kali Terjadi Sejak 8 November

Harga Bitcoin melonjak, naik di atas angka $7.700 untuk pertama kalinya sejak 8 November.
Pada waktu pengumuman pers, harga Bitcoin rata-rata $7.741,44. Ini mewakili kenaikan lebih dari 6% sejak open day di harga $7,279. Angka itu juga menandakan keuntungan lebih dari $450, menurut CoinDesk Bitcoin Price Index (BPI).
Pada saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin mencapai level tertinggi $7.769,84 hari ini. Angka yang membawanya memecahkan rekor lama Bitcoin di angka $7.879.06.
Pergerakan paling terlihat dalam dua jam terakhir perdagangan. Kemajuan terus berlanjut di harga Bitcoin sudah melampaui $7.500 dari penjualan sebelum hari ini. Sebaliknya, beberapa hari yang lalu, harga Bitcoin turun di bawah $6.000, mencapai level terendah tiga minggu di bawah $5,600 pada saat itu.
Dengan harga $8.000 yang sudah berada di depan mata, ada hal lain yang tak kalah menarik perhatian. Menurut CoinMarketCap.com, kenaikan harga Bitcoin ini sekaligus menaikkan volume perdagangan cryptocurrency. Dalam 24 jam tercatat lebih dari $10 juta transaksi terjadi.

Tuesday, November 14, 2017

PERUSAHAAN PERBANKAN ONLINE INGGRIS REVOLUT, SIAPKAN APLIKASI UNTUK MEMBELI BITCOIN



Revolut, perusahaan perbankan berbasis digital asal Inggris sedang mengajukan izin formal untuk aplikasi perbankan mereka minggu ini. Semakin banyak bank-bank yang didirikan di Inggris berusaha membuat perubahan sistem baik secara domestik maupun internasional seiring dengan semakin banyaknya institusi perbankan online yang menggeliat.

Sebelum Mendapatkan Izin, Revolut Bahkan Sudah Memiliki Hampir Satu Juta Pelanggan



Perubahan undang-undang perbankan dari Uni Eropa (UE) dan Inggris semakin cepat dalam upaya membuat industri ekslusif yang kolot dan terkenal lebih kompetitif. Uni Eropa mengkhawatirkan pemberontakan teknologi keuangan (fintech)  Inggris yang tumbuh pesat setelah Brexit. Otoritas perbankan Inggris khawatir kebijakan yang dirancang untuk melindungi orang dalam mungkin malah akan menghentikan pertumbuhan industry teknologi keuangan.
Bank digital biasanya hanya mengajukan lisensi formal, seperti yang telah dilakukan Revolut. Perusahaan tersebut bergabung dengan bank-bank digital khusus yang hanya berlisensi N26, Starling Bank, dan Monzo yang ingin mengambil keuntungan dari pelonggaran peraturan tersebut, yang memungkinkan mereka untuk memanfaatkan data pelanggan yang dipegang secara eksklusif oleh bank-bank besar non digital.
Seperti yang dilansir Reuters, secara signifikan pemberi pinjaman fintech Cashplus mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk mengajukan lisensi perbankan Inggris, sementara raksasa telekomunikasi Orange telah meluncurkan banknya sendiri di Prancis untuk mencuri pangsa pasar pemberi pinjaman yang mapan dengan memanfaatkan kenaikan smartphone.

Revolut Merambah Dunia Perbankan Lewat Bitcoin

Lisensi Revolut akan dibuat melalui Bank of Lithuania, bank sentral negara tersebut dan perusahaan merencanakan peluncuran layanan di seluruh Lithuania, Estonia, Latvia, Inggris, dan kemudian ke Jerman, Prancis, dan sisanya dari Uni Eropa.
Bank-bank baru tersebut akan lebih mampu berpelindung di pasar yang semakin cepat. Sebagai contoh, Duta Komunikasi Bitcoin.com, Sterlin Lujan, berhasil melakukan sebuah wawancara eksklusif dengan CEO dan pendiri Revolut, Nikolay Storonsky. Storonsky mengungkapkan perusahaannya akan segera mengintegrasikan Bitcoin ke dalam layanannya.
Storonsky menyebut bahwa tujuan dari integrasi ini adalah untuk mempermudah para pelanggannya melakukan transaksi tanpa harus membayar biaya tambahan seperti fee MasterCard, Visa dan lain-lain. Aplikasi ini kelak akan memungkinkan semua pengguna membeli Bitcoin dalam satu klik, tanpa biaya tambahan sama sekali.

Wednesday, November 1, 2017

BITCOIN MAKIN MARAK DIPERDAGANGKAN, CINA MEMBUKA PERDAGANGANNYA KEMBALI



Langkah Cina menutup perdagangan Digital Exchange sebelumnya dinilai gagal membuat eksistensi Bitcoin luntur. Nyatanya, Bitcoin begitu cepat pulih hingga sekarang  bernilai sekitar Rp 83 juta. Kenaikan harga itu seiring dengan permintaan yang melonjak.
Melihat pertumbuhan Bitcoin, dalam Kongres Nasional Partai Komunis Cina ke-19, digelar konferensi penting. Hasil konferensi tersebut, beberapa peraturan dan kebijakan yang sempat dibuat sebelumnya dibatalkan, salah satunya adalah dibukanya kembali perdagangan Bitcoin.
Pada tanggal 28 Oktober ZB.com, Digital Exchange baru, mengumumkan bahwa semua fungsi perdagangan mata uang digital akan tersedia mulai 1 November. Pengguna dapat mendaftar ke akun dan menyetor dalam platform perusahaan tersebut. Kabar baik ini disambut pengguna Bitcoin di Cina yang kini dapat beroperasi kembali dengan lebih mudah.
Kabar baik lainnya muncul, di mana fintech di Silicon Valley Amazon mengumumkan inovasi terkait Bitcoin. Investor James Altucher menyatakan bahwa perusahaan raksasa tersebut dapat segera mengintegrasikan Bitcoin sebagai opsi pembayaran.

Monday, October 30, 2017

120 HEDGE FUNDS SEDANG FOKUS PADA INVESTASI BITCOIN


Saat ini tercatat setidaknya ada 120 hedge funds yang berkonsentrasi menggunakan Bitcoin sebagai investasi. Hedge funds sendiri adalah pengelolaan dana privat dengan menggunakan investasi dari berbagai nasabah berbagai lapisan. Pengelolaannya biasanya diserahkan kepada sang manajer, termasuk cara pengelolaan dan cara invetasinya. Dana yang terkumpul tidak bisa ditarik setiap saat, namun mengikuti perjanjian yang berlaku. Tidak lagi mengandalkan mata uang konvensional, saat ini hedge funds juga sudah merambah Bitcoin.
Tahun ini ada 90 pendanaan yang difokuskan pada aset digital seperti Bitcoin. Menurut firma riset Autonomous Next, angka itu kini meningkat menjadi 124.
Menurut data yang dibagikan secara eksklusif kepada CNBC Friday menunjukkan bahwa bagian terbesar dari dana tersebut, 37 persen, menggunakan strategi jenis kapitalis ventura dan memiliki sekitar 1,1 miliar dolar aset yang dikelola. Dana yang berfokus pada perdagangan aset digital berada di urutan kedua sebesar 32 persen, dengan sekitar $ 700 juta aset yang dikelola.
Menurut data, dana yang secara khusus menggunakan pembelajaran mesin, sains data atau arbitrase statistik pada mata uang digital berada pada posisi ketiga sebesar 10 persen dan $ 100 juta untuk aset yang dikelola.
Total aset yang dikelola oleh dana kripto sekarang mencapai $ 2,3 miliar, menurut perkiraan Autonomous Next.
Lonjakan harga Bitcoin dan mata uang digital lainnya, Ethereum, telah menarik perhatian pada kripto dan potensi teknologi Blockchain mereka. Para pendukung mengatakan Blockchain bisa mengubah dunia seperti halnya internet, dan beberapa bank besar sedang meneliti atau mengembangkan proyek-proyek Blockchain.
Pengguna mata uang digital juga banyak mengaitkan lonjakan terbaru pada Bitcoin dengan rekor tertinggi di atas $ 6.100 untuk meningkatkan minat investor institusional. Sementara beberapa eksekutif perbankan terkemuka di Wall Street masih skeptis terhadap Bitcoin, manajer uang yang lebih berpengalaman memilih beralih ke manajemen aset digital.
Selain berinvestasi dalam mata uang digital seperti Bitcoin dan Ethereum, para pengguna bertaruh dengan membeli koin digital baru untuk proyek yang dibangun dengan teknologi Blockchain yang sama. Token diluncurkan melalui sebuah proses yang disebut penawaran koin awal dan telah menghasilkan lebih dari $ 3 miliar, menurut Autonomous Next.
Jumlah keseluruhan dana kripto dan aset yang dikelola masih kecil apabila dibandingkan rekor $ 3,15 triliun yang dipegang oleh industri hedge fund pada kuartal ketiga, menurut HFR. Meskipun begitu, meningkatnya harga serta popularitas Bitcoin diharapkan dapat menjadi kunci peningkatan hedge funds untuk seluruh mata uang digital.

Thursday, October 19, 2017

RUSIA SIAP PASANG 100 ATM BITCOIN





Membahas mata uang digital Bitcoin tak pernah ada habisnya. Mulai dari negara timur hingga negara barat. Di Rusia, pertumbuhan Bitcoin meningkat pesat. Faktanya, dalam beberapa hari ratusan ATM cryptocurrency akan dipasang di Mosco.
Keputusan itu awalnya dipicu oleh proyek pengoperasian ATM Bitcoin di kawasan St Petersburg, Rusia. ATM ini memungkinkan penggunanya untuk membeli Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan Zcash dengan biaya hanya 4 persen. Sekarang, 100 ATM ini sedang dalam perjalanan ke Moskow dan sudah dijadwalkan untuk diinstal pada akhir tahun.
Pavel Panov, selaku co-owner InvestCoin24, salah satu perusahaan yang menaungi masalah pemasangan ATM Bitcoin mengatakan perusahaannya ingin menginstal ATM ke seluruh kota. Dikatakan olehnya, perusahaannya sedang dalam pembicaraan dengan pemilik Bandara untuk mendapatkan ruangan ATM yang dipasang di bagian waktu departure dan kedatangan. Memberikan akses cryptocurrency kepada masyarakat ketika memasuki dan meninggalkan kota.
InvestCoin24 semoat menginstal sebuah mesin ATM di restoran Vintage 77 di Moskow untuk menguji kehandalannya. Setelah berhasil dijalankan, perusahaan memutuskan untuk memperlebar sayap dengan mengoperasikan ke kota-kota besar.
Saat ini, perusahaan sedang mencoba test and trial setiap mesin guna memastikan pemenuhan fungsi. Panov mengatakan tes tersebut akan berakhir pada akhir Oktober.
Selain itu, pada bulan Juni, restoran Valenok di Moskow mulai menerima Bitcoin sebagai pilihan pembayaran. Restoran ini juga menyatakan minat dalam menginstal salah satu ATM InvestCoin24’s, jika ada permintaan yang cukup dari para pelanggan.

Wednesday, October 18, 2017

DASAR ILMU TENTANG KAEDAH BITCOIN




Mungkin perlu di perjelas dulu beritanya. menurut BI *"Penggunaan bitcoin sebagai alat transaksi dilarang di dalam Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP)".* artinya diluar PJSP ya gak dilarang, gak cuma Bitcoin saja, benda lain seperti emas, perak, pulsa, dollar, Yen, dll pun dilarang sebagai alat transaksi dalam PJSP. cuma Rupiah sebagai mata uang resmi yg diperbolehkan, klu mau masuk PJSP dollar pun harus di konversi dulu ke rupiah.
Seandainya suatu saat memang penggunaan Bitcoin dilarang dalam bentuk apapun, ya saya pikir tidak akan terlalu berpengaruh banyak

*Mungkinkah Indonesia akan mengikuti Jepang yang sudah resmi mengakui Bitcoin sebagai alat pembayaran?* Di luar negeri hampir semua bank sentralnya punya panduan untuk Bitcoin. Bitcoin di Jepang berada di bawah FSA, Financial Services Agency, semacam OJK-nya Jepang.
Sementara di Australia, Bitcoin itu dibebas pajakkan dari pajak pertambahan nilai atau dianggap setara seperti uang karena tidak kena PPN lagi.
Jadi, ya, uang tanpa kewarganegaraan seperti Bitcoin ini adalah masa depan, karena lebih baik.

kesimpulan:

*sifat dasarnya harus dipegang*
untuk alat pembayaran di indonesia yang dibolehkan adalah *rupiah*

otomatis anda pakai *dolar* , *yen* , *bitcoin* untuk transaksi pembayaran di indonesia tidak diperbolehkan kawan

*sifatnya komoditas namanya kalau di Indonesia*

sifatnya bitcoin sama halnya internet, prinsip dasarnya sama halnya internet pasarnya  luas dan tidak terpengaruh suatu negara, artinya *suatu negara misal tidak membolehkan pun, otomatis ke pasar negara lain yang melegalkan bitcoin* itu hukum pasar namanya

dan indonesia negara berkembang, jadi kadang butuh waktu updatenya, hehe

beda dengan singapura dan thailand yang lebih cepat menerimanya
*lambat laun sama halnya internet* 

tinggal belajar aja aslinya kawan, gak rumit
ini hanya dasarnya saja,.

*kalau dasar sudah kepegang*
otomatis gak akan bingung lagi, hehe

Bitcoin *sejak 2009* dan masa2 itu sudah lewat dimana dulu orang masih berdebat, *sama halnya internet yang dulu awal mula juga penolakan*

Saat ini orang terkaya..saham..asuransi..perbankan.. pemerintah atau  negara pun *sdh menerimanya*... *tinggal masalah waktu dan melek teknologi* 

Termasuk didalamnya google, overstock, microsoft, wallstreet, standart chattered, barclays, samsung, axa, dan banyak lainnya.

Yang mau check silahkan klik https://www.coindesk.com/bitcoin-venture-capital/



Dimana sejak awal hingga saat ini sudah diangka 1.899,58 Million dolar amerika telah diinvestasikan ke bitcoin *(bukan angka kecil kawan)*



bitcoin di Indonesia cuma sekian persen saja *(kecil sekali)*, dibandingkan dengan USA, JEPANG

siapa negara paling banyak bitcoin
https://bisnisdigitalsukses.blogspot.co.id/2017/06/siapa-negara-paling-banyak-bitcoin.html
http://bisnisdigitalsukses.blogspot.co.id/2017/10/5-negara-yang-mesra-terhadap-bitcoin.html


Mungkin perkembangan teknologinya lebih cepat dibanding proses pembuatan aturannya......dan persiapannya juga lebih represif. Padahal negara seperti Jepang sudah resmi mengakui Bitcoin sebagai alat pembayaran. Bahkan Rusia yang tertutup sekalipun akan melakukan seperti Jepang.
Mungkin sama dengan dulu, ketika internet pertama kali masuk Indonesia. Pemerintah juga ketakutan dengan internet--sebab bisa buat pornografi atau hal negatif lain. Padahal banyak yang positif.
Bitcoin bisa menggantikan alat pembayaran Rupiah di masa depan?Saya rasa sudah jelas, BI menyatakan bahwa Bitcoin dapat digunakan, diperjualbelikan atau disimpan sebagai aset atau suatu bentuk komoditas digital, namun tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran, karena satu-satunya alat pembayaran yang sah hanyalah Rupiah.

 
 
CONTOH HAL KE DEPAN PUN DI INDONESIA SUDAH MULAI DIPIKIRKAN (ANDA MUNGKIN BELUM CERMAT TENTANG BERITA INI)
Bank Indonesia (BI) mulai mengkaji kebijakan menerbitkan mata uang digital (digital currency). Sehingga tidak lagi bergantung dengan uang kartal atau giral. Mengingat di tengah tren teknologi informasi saat ini, penggunaan uang fisik juga akan berkurang. Bahkan, menurut BI, kebijakan digital currency ini sudah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
“Jika hasil kajiannya itu nanti mendukung penerbitan uang digital, maka BI akan menerbitkan uang digital dalam mata uang rupiah,” jelas Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ronald Waas, di komplek Gedung BI, Jakarta, Jumat (2/9).
Sejauh ini, kata Ronald, dalam pertemuan gubernur bank sentral se-dunia pembahasan penerbitan uang digital juga tengah mengemuka. Mereka juga berencana untuk menerbitkan curreny digital.
“Sudah ada sebanyak 30 negara yang sedang menguji coba penerbitan uang digital ini,” jelas Ronald.
Bahkan, dia juga mengingatkan dengan adanya penerbitan uang digital ini, maka akan berdampak pada penghematan bagi BI sendiri. “Sebab BI tidak menyetak uang lagi kan,” ungkap Ronald.
Ia menegaskan, selama ini BI meminta PT Peruri menerbitkan uang dalam bentuk uang kertas dan uang logam. Sehingga tidak menutup kemungkinan ke depannya akan menerbitkan dalam bentuk digital.

“Kami masih mengkajinya, sebab kalau yang sekarang hanya ada uang digital pre paid atau ada proses uang kertas atau logam kemudian ditukarkan ke uang digital,” tutur dia.
Lebih jauh ia menegaskan, bagi masyarakat, untuk menerima uang digital itu perlu menyiapkan e-wallet atau semacam dompet elektronik. Namun demikian, dalam rangka menjamin peredaran uang digital tersebut perlu dimitigasi risiko terlebih dahulu agar tidak berpindah tangan tanpa sepengetahuan pemilik sah.

“Harus hati-hati, jangan sampai tiba-tiba e-wallet keluar dananya,” cetus dia.
Berbeda dengan uang kertas dan logam, nantinya uang digital tidak memiliki pecahan. Namun hanya tertera nilai sesuai dengan kepemilikannya.
Sebagai informasi, teknologi penerbitan uang digital selama ini telah digunakan oleh Bitcoin dan terdapat 700 perusahaan yang dapat membangun sistem penerbitan uang digital itu.
Ronald sendiri mengakui, dalam UU Mata Uang sejatinya sudah diatur soal uang digital yang penerbitaannya diberikan ke BI.

“Jadi sudah diatur di UU Mata Uang. Kalau kami mau menerbitkan currency digital maka tak akan melanggar aturan,” pungkas dia.


 

 


Jakarta - Bank Indonesia (BI) melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat tukar di Indonesia. Penggunaan bitcoin sebagai alat transaksi dilarang di dalam Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

"Kita melarang Bitcoin untuk ditransaksikan di PJSP, Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran. Artinya ya kalau di luar PJSP dia melakukan at their own risk," kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Eny V Panggabean, di sela seminar Indonesia Banking Expo 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Eny menambahkan, transaksi Bitcoin biasanya dilakukan oleh kedua belah pihak yang sama-sama mengoleksi Bitcoin. Hanya saja Bitcoin tidak masuk ke dalam alat transaksi yang sah diatur oleh BI.
"Itu kan biasanya untuk transaksi bersifat bilateral dan investasi masing-masing, kayak emas aja. Kalau kamu perlakukan dia seperti itu kan boleh saja kamu mau simpan uangmu di situ," tutur Eny. (JADI BOLEH2 SAJA)

Dilarangnya penggunaan Bitcoin sebagai alat transaksi yang sah resmi diatur dalam undang-undang. Transaksi yang diperbolehkan dilakukan di Indonesia hanya rupiah.

Berbeda dengan mata uang asing yang bisa ditukar nilainya di money changer, sebab penerbitan uang asing dilakukan oleh bank sentral. Sedangkan Bitcoin tidak memiliki regulator yang mengatur.

"Kan tidak ada regulatornya kalau Bitcoin. Bitcoin sifatnya hanya adalah bilateral. Makanya negara-negara lain kebanyakan juga menganggap itu komoditas masing-masing," tutur Eny.

KESIMPULAN:
1.     SIFATNYA BITCOIN KOMODITAS KAYAK EMAS
2.     TRANSAKSI DI INDONESIA SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN HANYA RUPIAH
3.     MATA UANG ASING SEPERTI DOLAR, YEN DLL JUGA TIDAK BOLEH UNTUK ALAT PEMBAYARAN (TRANSAKSI), HANYA RUPIAH SAJA DALAM UNDANG2
4.     TRANSAKSI BERSIFAT BILATERAL DAN INVESTASI MASING-MASING, KAYAK EMAS AJA. KALAU KAMU PERLAKUKAN DIA SEPERTI ITU KAN BOLEH SAJA